Jumat, 25 September 2026

EaSWAM 2026: Surabaya Jadi Titik Temu Dokter Estetika, Teknologi dan Jejaring Internasional

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Jumat, 25 September 2026 | 12:18 WIB

 

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM — Ingin kulit lebih glowing, wajah terlihat fresh, rambut lebih sehat, atau mulai kepikiran treatment anti-aging? Tunggu dulu. Di balik tren kecantikan yang makin ramai, ada satu hal yang sering terlupakan: treatment yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk kita.

Inilah salah satu pesan penting yang dibawa East Java Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (EaSWAM) 2026. Memasuki tahun ke-14, forum kedokteran estetika ini digelar 25–27 September 2026 di Dyandra Convention Center Surabaya.

Tahun ini, EaSWAM mengusung tema “The Patient in Front of You — Aesthetic Medicine That Listens.” Artinya sederhana: sebelum bicara soal filler, laser, thread lift atau treatment terbaru, kondisi dan kebutuhan pasien harus lebih dulu didengarkan.

Jadi, bukan sekadar pertanyaan, “Mau treatment apa?” tetapi juga “Kondisi kulitmu bagaimana, kebutuhanmu apa, dan treatment mana yang benar-benar aman?”

Jangan Terjebak Treatment yang Lagi Viral

Dunia kecantikan berkembang sangat cepat. Pilihan treatment semakin banyak, teknologi semakin canggih, dan tren baru bermunculan hampir setiap saat.

Namun, EaSWAM justru mengingatkan dokter agar tidak menjadikan teknologi sebagai titik awal pengambilan keputusan.

Treatment terbaru belum tentu menjadi treatment terbaik untuk setiap orang.

Scientific Director SWAM, dr. Kevin Stefano, mengatakan pendekatan yang dibangun EaSWAM berangkat dari patient assessment, clinical judgment dan safety.

“Treatment terbaik bukan selalu treatment yang paling baru. Treatment terbaik adalah treatment yang tepat untuk pasien,” ujarnya.

Karena itu, pembahasan EaSWAM 2026 tidak hanya berkutat pada bagaimana membuat seseorang terlihat lebih muda atau lebih cantik. Para dokter juga membahas bagaimana membaca kondisi pasien, menentukan indikasi, memahami keterbatasan suatu prosedur hingga mengantisipasi komplikasi.

Dari Glowing, Anti-Aging sampai Body Contouring

Materinya pun dekat dengan kebutuhan perempuan masa kini.

Ada pembahasan anti-aging dan longevity medicine, regenerasi kulit dan rambut, pigmentasi, laser, filler, thread lift, hingga body contouring di era GLP-1 dan GIP.

Ada pula pembahasan khusus mengenai skin of color dan pigmentasi, yang penting karena karakteristik kulit pasien Asia, termasuk Indonesia, memiliki tantangan tersendiri.

Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah live demo mengenai longevity dan anti-aging pada wajah, leher hingga décolleté.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini