NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor peternakan desa.
Melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, kegiatan pemberian vitamin dan antibiotik kepada ternak babi milik BUMDes Bangkit Desa Balodano, Kecamatan Mandrehe Utara, dilaksanakan pada Rabu, (13/05/2026)
Kegiatan yang berlangsung di kandang ternak BUMDes Bangkit tersebut menjadi salah satu langkah strategi pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan hewan ternak sekaligus meningkatkan produktivitas usaha peternakan masyarakat.
Baca Juga: Bekasi Membara: Tri Adhianto Cuci Gudang Kabinet, Disnaker Diberi Batas Waktu 90 Hari!
Pemberian vitamin dan antibiotik dilakukan secara langsung kepada ternak babi guna meningkatkan daya tahan tubuh hewan, mencegah serangan penyakit, serta mendukung pertumbuhan ternak agar lebih optimal.
Petugas dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan juga melakukan pemeriksaan kondisi ternak untuk memastikan seluruh bibit babi yang dikelola BUMDes berada dalam keadaan sehat dan layak dikembangkan sebagai usaha produktif desa.
drh. Nonitema Nazara dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan di tingkat desa.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Jamin Biaya Pendidikan Anak Korban Kecelakaan Mobil Distribusi SPPG di Aren Jaya
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan ternak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan usaha peternakan masyarakat, terutama bagi desa-desa yang sedang mengembangkan usaha ekonomi melalui BUMDes.
“Pemberian vitamin dan antibiotik ini merupakan langkah pencegahan agar ternak tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Selain itu, kami juga memberikan edukasi kepada pengelola ternak tentang pentingnya perawatan rutin, kebersihan kandang, serta pengelolaan pakan yang baik,” jelasnya.
Selain kesehatan hewan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan singkat kepada pengelola BUMDes mengenai tata cara pemeliharaan ternak yang baik dan pelayanan yang benar. Penyuluhan itu mencakup pola pemberian pakan, sanitasi kandang, hingga langkah pengendalian penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan ternak.
Baca Juga: Revolusi Birokrasi: Balai Keren Dobrak Sekat Perizinan Di Jantung Kota Bekasi
Direktur BUMDes Bangkit Desa Balodano, Junirman Zai, SM, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap usaha peternakan yang mereka kelola.
Dikatakannya, saat ini BUMDes Bangkit telah menerima sebanyak 55 ekor bibit ternak babi dengan kondisi yang sehat.