Sabtu, 18 Juli 2026

Wali Kota Bekasi Jamin Biaya Pendidikan Anak Korban Kecelakaan Mobil Distribusi SPPG di Aren Jaya

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB
Tri Adhianto Wali Kota mengunjungi rumah duka korban meninggal dunia (Istimewa)
Tri Adhianto Wali Kota mengunjungi rumah duka korban meninggal dunia (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Pemerintah Kota Bekasi menunjukkan gerak cepat dalam menangani dampak kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan distribusi SPPG di Jalan Kalimantan Raya, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur.

Tri Adhianto Wali Kota Bekasi, menegaskan bahwa seluruh korban akan mendapatkan penanganan medis maksimal hingga pulih, serta jaminan pendidikan bagi anak korban yang meninggal dunia.

Dalam peninjauan langsung pada Rabu (13/05/2026), Wali Kota mengunjungi rumah duka korban meninggal dunia dan menjenguk korban luka yang tengah dirawat di RS Siloam Sentosa.

Baca Juga: Pestanya Meriah, Sampahnya Mewah! Wajah Alaman Bolak Lumpuh Terkubur Limbah

Komitmen Jaminan Pendidikan dan Kesehatan

Tri Adhianto Wali Kota Bekasi ketika menjenguk korban luka yang tengah dirawat di RS Siloam Sentosa (Istimewa)

Tragedi yang terjadi pada Selasa (12/5/2026) tersebut merenggut nyawa Sanuri, seorang pedagang gorengan warga RW 02 Aren Jaya. Menanggapi hal ini, Tri Adhianto menyatakan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga masa depan keluarga yang ditinggalkan.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh korban yang dirawat akan tercover hingga sembuh. Khusus untuk keluarga almarhum, kami akan membantu pembiayaan pendidikan anaknya agar masa depannya tetap terjamin," ujar Tri Adhianto.

Selain santunan pendidikan, Wali Kota memastikan seluruh biaya perawatan medis para korban akan ditanggung melalui skema BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Gema Persatuan dari Tanah Khatulistiwa: BRN Kalbar Siap Pasang Badan Kawal Program Strategis Nasional!

Kondisi Korban dan Kronologi Kejadian

Hingga saat ini, tercatat dua korban masih menjalani perawatan intensif di RS Siloam Sentosa:

  • Ibu Umi (Pedagang Tahu Crispy): Mengalami luka patah tangan.
  • Dwi (Kenek Kendaraan SPPG): Mengalami luka serius di bagian kepala.

Berdasarkan laporan sementara, kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Kendaraan box distribusi SPPG diduga hilang kendali saat mencoba menghindari sepeda motor di jalanan yang sempit. Akibatnya, kendaraan menabrak dua gerobak pedagang di depan sebuah minimarket hingga hancur berantakan.

Menariknya, Dwi selaku kenek kendaraan sempat memberikan keterangan kepada Wali Kota bahwa dirinya telah mengingatkan sopir sesaat sebelum kejadian karena melihat sang pengemudi tampak kurang fokus saat berkendara.

Penyelidikan Kepolisian Masih Berlangsung

Terkait penyebab pasti kecelakaan, Pemerintah Kota Bekasi menyerahkan sepenuhnya proses hukum dan teknis kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Skandal Di Balik Toga: Pelantikan Pejabat UGN Padangsidimpuan Diduga Jadi Alat Legalisasi Pelanggaran Statuta!

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini