Jumat, 26 Juni 2026

Perkuat Ketahanan Pangan: Pemkab Nias Barat Melalui DKPP dan BUMD salurkan 175 Ekor Babi di Enam Desa, Desa Lain Menyusul

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Selasa, 12 Mei 2026 | 15:51 WIB
Plt Kepala DKPP dan BUMD Saat Salurkan 175 Ekor Babi di Enam Desa
Plt Kepala DKPP dan BUMD Saat Salurkan 175 Ekor Babi di Enam Desa

 

NAWACITAPOST.COM - Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Melalui fasilitasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sebanyak 175 ekor ternak babi disalurkan kepada enam Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kabupaten Nias Barat. Selasa, (12/05/2026).

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Nias Barat, Eka Setiaman Lomboe menegaskan bahwa seluruh ternak yang disalurkan telah melalui tahapan pemeriksaan dan karantina secara ketat sebelum tiba di Nias Barat.

" Ternak babi ini disasarankan kepada enam Desa yang difasilitasi oleh BUMD dan menyusul Desa yang lain. Ternak yang disalurkan sebanyak 175 ekor dan didatangkan dari Simalungun. Seluruhnya telah melewati tahapan karantina,” ujarnya.

Baca Juga: Lantik Fredy Feronico Simanjuntak Jabatan Kajari Rokan Hulu Gantikan Rabani Halawa, Ini Arahan Kajati Riau

Ia menjelaskan, proses pengadaan ternak tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian melalui analisa risiko dari dinas peternakan, sekaligus mengikuti arahan dan petunjuk pimpinan daerah, yakni Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat.

Proses Penyaluran Ternak Babi

"Kita pastikan dari dinas ketahanan pangan, pertanian dan perikanan (DKPP) telah dilakukan penyusunan analisa risiko. Ini juga tidak terlepas dari petunjuk pimpinan Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat. Semua uji laboratorium dan karantina telah kita kantongi sehingga tidak ada permasalahan. Buktinya, dari Simalungun hingga tiba di Nias Barat tidak ada kendala,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Nias Barat, sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha peternakan.

Baca Juga: Hakim Praperadilan: PN Medan Tidak Berwenang Mengadili Permohonan ROZ

Tak hanya itu, sebelum ternak disalurkan, DKPPP juga telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pengurus Bumdes agar pengelolaan ternak dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

" Sebelum ternak ini sampai, kami telah melakukan sosialisasi kepada seluruh pengurus Bumdes Kabupaten Nias Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Tolosokhi Halawa mengakui bahwa selama ini proses pengadaan ternak kerap terkendala berbagai perizinan. Namun, pihaknya memastikan ternak yang difasilitasi kali ini dalam kondisi sehat dan aman.

Baca Juga: Skandal Di Balik Toga: Pelantikan Pejabat UGN Padangsidimpuan Diduga Jadi Alat Legalisasi Pelanggaran Statuta!

"Selama ini yang menjadi kendala adalah berbagai macam izin yang diurus. Namun untuk saat ini kita pastikan ternak babi yang kita fasilitasi sehat,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini