“Penghargaan itu bukan tujuan. Tapi saya anggap sebagai pengingat. Bahwa hadir saat yang lain mundur, itu juga bentuk kepemimpinan,” kata Ricky.
Baca Juga: Iran Gantung Tiga Tersangka Agen Mossad, 700 Orang Ditahan usai Perang dengan Israel
Kini, di usianya yang masih produktif, Ricky Surya Prakasa terus bergerak membawa semangat damai lewat gerakan budaya dan kolaborasi lintas batas. Baginya, pemulihan dunia tidak hanya soal kesehatan dan ekonomi, tapi juga soal batin manusia yang rindu kedamaian.
Dan dari pelataran Candi Borobudur, ia menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari satu langkah kecil—yang dilakukan dengan niat besar. "Lewat Borobudur Peace & Prosperity Festival, kami mengajak untuk merayakan kemanusiaan dalam harmoni dan keberagaman dari warisan budaya menuju masa depan bersama," tandasnya.
Artikel Terkait
Apel Senin Pagi, Kalapas Rantauprapat Sampaikan Pesan Semangat dan Disiplin
Universitas Fort De Kock dan 26 PTS Ikuti Studi Tiru dan Pengabdian Internasional di Malaysia
Sukadar Semut Ireng: Saya Diciptakan Jadi Panglima, Bukan Raja!
Agenda Pandangan Umum Fraksi-fraksi, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Paripurna
Beredar Berita Dugaan Proyek Fiktif di Desa Putren, Kades Enggan Menjelaskan