Rabu, 2 September 2026

Panen 260 Kg Sayuran, Lapas Narkotika Langkat Jadikan Lahan Binaan untuk Dukung Swasembada Pangan

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 2 September 2026 | 18:14 WIB
Caption foto: 260 Kg Sayuran Dipanen dari Lahan SAE Lapas Narkotika Langkat, Hasilnya untuk Warga Binaan dan Masyarakat
Caption foto: 260 Kg Sayuran Dipanen dari Lahan SAE Lapas Narkotika Langkat, Hasilnya untuk Warga Binaan dan Masyarakat

LANGKAT, NAWACITAPOST.COM – Lahan pembinaan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat, Sumatera Utara, tak sekadar menjadi ruang pelatihan. Dari Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Ketapang, warga binaan mampu menghasilkan ratusan kilogram komoditas hortikultura dalam satu kali panen.

Pada Rabu (2/9/2026), sebanyak 260 kilogram sayuran berhasil dipanen. Produksi tersebut terdiri dari 140 kilogram kacang panjang dan 120 kilogram timun.

Hasil panen itu selanjutnya akan disalurkan dan dijual kepada masyarakat sekitar. Sebagian lainnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan (Bama) warga binaan di dalam lapas.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang diarahkan agar warga binaan memiliki keterampilan produktif sekaligus mampu menghasilkan komoditas yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Robinson Perangin Angin, mengatakan pengelolaan lahan SAE Ketapang merupakan bentuk nyata pembinaan berbasis produktivitas.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh kami terhadap Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam mewujudkan swasembada pangan,” tegas Robinson.

Menurut Robinson, sektor pertanian memiliki peran penting dalam membekali warga binaan dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Tidak hanya menghasilkan sayuran, aktivitas pertanian tersebut juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar mengenai proses produksi, mulai dari pemanfaatan lahan hingga menghasilkan komoditas yang siap dipasarkan.

Ke depan, Lapas Narkotika Langkat berkomitmen mengoptimalkan lahan SAE Ketapang agar produktivitas pertanian terus meningkat. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan kemandirian sekaligus memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan.

Dengan pola pembinaan seperti ini, warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi modal ketika kembali menjalani kehidupan di masyarakat. (ibank)

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

KPK Tak Ada Taring di Sirkel Anwar Sadad?

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56 WIB