NAWACITAPOST.COM — Nyadran atau Bersih Desa adalah salah satu tradisi budaya yang berkembang di masyarakat Jawa, Indonesia. Tradisi ini dikenal sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada leluhur yang telah meninggal dunia.
Pelaksanaan tradisi nyadran pada umumnya biasanya dilakukan di makam leluhur atau punden yang berada di Desa atau Dusun tertentu. Selain itu kegiatan nyadran ini biasanya juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik seperti salah satunya adalah event karnaval.
Kegiatan nyadran bertujuan untuk mempererat hubungan dengan keluarga, sesepuh, dan alam spiritual, sekaligus memupuk rasa kebersamaan dan keimanan. Selain itu, kegiatan nyadran ini adalah sebagai bentuk bagian dari melestarikan kekayaan budaya bangsa Indonesia.
Baca Juga: Program Menuju Desa Lengkap di Nganjuk, Pemdes Kampungbaru Laksanakan PTSL
Seperti yang dilakukan oleh Dusun Ketangi, ribuan warga desa dari berbagai usia tampak antusias mengikuti kegiatan karnaval yang diadakan sebagai rangkaian acara bersih Dusun Ketangi, Desa Kampungbaru, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang dihelat pada Minggu (25/5/2025) siang.
Pantauan wartawan Nawacitapost.com, karnaval dimulai pukul 03.00 WIB dan diikuti oleh 13 peserta, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, yang berasal dari RT/RW Dusun Ketangi, Desa Kampungbaru. Mereka mengenakan kostum warna-warni yang kreatif dan ramah lingkungan.
Pada barisan pertama terpantau
Perangkat Desa Kampungbaru dengan memakai busana khas jawa lengkap dengan keris dibelakang. Parade karnaval ini, juga disambut antusias ribuan warga dan pengunjung dari berbagai daerah yang berkumpul di sepanjang jalan, meskipun sempat diguyur hujan.
Baca Juga: Diduga Tak Mau Bersinergi Dengan Aktivis, SMPN 1 Tanjunganom Tolak Kedatangan LSM dan Wartawan
Kepala Desa Kampungbaru Susilo Dwi Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus melestarikan budaya lokal.
"Karnaval ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengedukasi warga agar peduli terhadap lingkungan dan menjaga keindahan Dusun maupun Desa kita,” ujar Kades yang akrab disapa Susilo.
Ia menjelaskan Bersih desa bukan hanya tentang menjaga kebersihan fisik, tetapi juga membangun kesadaran dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca Juga: Digelar Secara Sederhana, Pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri Tanjunganom Penuh Makna
Artikel Terkait
Diduga Tak Mau Bersinergi Dengan Aktivis, SMPN 1 Tanjunganom Tolak Kedatangan LSM dan Wartawan
Program Menuju Desa Lengkap di Nganjuk, Pemdes Kampungbaru Laksanakan PTSL
Digelar Secara Sederhana, Pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII SMA Negeri Tanjunganom Penuh Makna
Perihal Siskeudes Dadapan Ngronggot Diblokir Dinas PMD, Komisi I DPRD Nganjuk Buka Suara
Menanggapi Kendaraan Operasional yang Belum Pasang TNKB yang Berlaku, Komisi I DPRD Nganjuk Panggil BPKAD