Reni lantas mendorong masyarakat untuk berani melapor jika menemukan indikasi prostitusi, mengingat keterbukaan informasi di era saat ini.
"Tanggung jawab pemerintah daerah sangat besar. Tanggung jawab aparat keamanan juga sangat besar. Di era yang serba terbuka ini, masyarakat bisa bersuara kapan saja. Jadi, jangan tunggu viral dulu, baru diintervensi,” tandasnya.
Terakhir, Reni memberikan apresiasi tinggi kepada mantan Wali Kota Surabaya Risma. Kala itu, Risma berhasil menutup lokalisasi besar seperti Dolly dan Moroseneng.
Kini, tantangan terbesarnya adalah bagaimana menumbuhkan kesejahteraan masyarakat di eks kawasan lendir tersebut.
"PR-nya adalah bagaimana kemudian menumbuhkan kesejahteraan masyarakat," kata Reni.
“Saya yakin, Pak Eri Cahyadi, wali kota saat ini, yang memiliki konsen besar dalam peningkatan kesejahteraan bisa mengawal ini. Terlebih, sektor pendidikan dan kesehatan di Surabaya telah berjalan luar biasa,” tuntasnya.***