"Karena ada Covid, prosesnya jadi terhenti," ujarnya.
Nantinya, masih kata Bupati, akan dilihat kerjasama mana dulu yang bisa dilakukan secepatnya
"Jadi secara simultan, disana juga akan kita siapkan. Kita punya bahan baku, dan pengolahannya ada disini. Kedepan produk olahan ini sudah bisa pakai E katalog," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH Thony menyambut baik upaya kerjasama ini.
Menurutnya, sejak era kepemimpinan Bu Risma, di Surabaya sudah ada pahlawan ekonomi yang dibentuk oleh Pemkot.
Selain banyak inovasi, Pahlawan ekonomi sangat memungkinkan untuk bisa ditransformasikan dengan melihat potensi di Sikka
Sesuai penjelasan pak bupati, masih kata Thony, Kabupaten Sikka punya sumber daya alam yang melimpah, seperti kopi, vanili dan rempah-rempah yang lain.
Ketika hal ini di diadopsi, kemudian dibangun sebuah transformasi hulu-hilir, dan ketika pasokan dari Sikka tiba di Surabaya, hasil produksinya bisa ditumbuhkan, karena bahan bahan dari Sikka banyak dibutuhkan di Surabaya, beber politisi Partai Gerindra ini.
Alumni Fisip UGM' 94 ini berharap, kerjasama ini bisa menciptakan industri yang luar biasa. Sebab kegairahan ekonomi dan UMKM diambang kritis, pasca serangan Covid-19.
" Ini merupakan persembahan dari pak bupati Sikka untuk Surabaya yang harus kita manfaatkan." tandasnya. (BNW)