Kamis, 23 Juli 2026

Wisata Jalan Tunjungan. Wawali Armuji Siapkan Titik Parkir, Tenant Protes Larangan Dishub

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Sabtu, 6 November 2021 | 18:57 WIB

Dan akhirnya, para tenant mengurungkan niatnya untuk menyewa pedestrian Jalan Tunjungan.


Untuk itu, mewakili pemilik tenant kafe di sepanjang Jalan Tunjungan, Fahad meminta pihak terkait mengkaji ulang dan mengabulkan permohonan agar larangan parkir hanya berlaku mulai pukul 16.00-19.00.


"Kami sebagai tenant merasa ada diskriminasi masalah parkiran di Jalan Tunjungan, " katanya.


"Alasan kami adalah pada waktu rapat perencanaan aturan tidak ada pelibatan pihak tenant. Harusnya kita dilibatkan, untuk itu kami anggap rapat tidak sah," ujar Fahad kepada media di jalan Tunjungan Surabaya, Sabtu (6/11) sore.


" Disini kita hanya meminta agar pemberlakuan larangan jam parkir diperpendek, kalau alasannya sekedar macet dari jam 4 sampai 7 malam, setelah itu warga yang mau ke Jalan Tunjungan tidak sulit untuk parkir seperti biasa.


Kalau tidak ada mobil parkir, tidak ada motor parkir, tidak ada daya tariknya, laju kendaraan kencang, sehingga dapat dipastikan patut diduga masyarakat dengan kultur Surabaya akan lebih memilih parkir.


"Sedangkan, Sabtu Minggu tidak ada jam kantor, terus alasan dilarang parkir apa urgensinya. Terus kapan kami cari duitnya?" tanyanya. (BNW)

Halaman:

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini