Jumat, 5 Juni 2026

Khofifah naik motor sejauh 4 km saat peninjauan untuk menjangkau area terdampak

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Selasa, 13 April 2021 | 00:46 WIB

"Format data ini akan kita pastikan lebih detail lagi dengan validasi data, yang dikordinasikan para bupati. Dan di lini paling bawah oleh kepala desa, babinsa bhabinkamtibmas dan relawan. Termasuk teman-teman media bisa mereport jika ada yang tertinggal dalam pendataan," terangnya.


Selain itu, untuk mengantisipasi munculnya cluster Covid-19 di pengungsian, Khofifah menyampaikan, bahwa pemerintah juga akan memberikan bantuan tunggu hunian, sebesar Rp. 500 ribu per bulan per rumah tangga. Diharapkan warga yang terdampak bisa menyewa rumah apakah bersama keluarga atau bersama warg . Format ini akan dipastikan lebih detail kembali dengan melakukan validasi data.


"Bantuan tunggu hunian ini agar dimanfaatkan masyarakat, sembari menunggu proses rekonstruksi rumah mereka yang roboh atau mengalami kerusakan akibat gempa. Sehingga,  masyarakat tidak terus berada di pengungsian, karena meski Covid-19 ini telah melandai namun belum berhenti penyebarannya," urai mantan Mensos RI ini.


Di akhir, Gubernur Khofifah juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah gempa yang terjadi di Lumajang. Utamanya, bagi yang kehilangan anggota keluarganya.


"Semoga amal ibadah almarhum dan almarhumah diterima oleh Allah dan khilafnya diampuni oleh Alloh SWT. Serta seluruh keluarganya diberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran dan keikhlasan," pungkasnya.


Sementara itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyampaikan bahwa sampai saat ini data kerusakan akibat gempa di Kab. Lumajang yaitu sebanyak 1.270 rumah mengalami rusak berat dan rusak ringan. Namun saat ini, fokus utamanya adalah memastikan semua kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi dan ada tempat yang layak bagi mereka untuk beristirahat.


Dirinya akan melakukan langkah-langkah prioritas diantaranya mengklasifikasi kecamatan yang terdampak paling parah dan menentukan mana-mana yang harus diselesaikan hari itu juga, membuat validasi rumah yang aman dan tidak aman, dan tahap pemulihan merencanakan pembangunan kembali rumah-rumah yang roboh.


"Hari ini yang terus kita koordinasikan adalah pemenuhan kebutuhan dasar makanan kesehatan kemudian tempat istirahat yang layak," ungkap Bupati Thoriqul Haq.


Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Diantaranya, 500 kg beras, 60 paket lauk pauk, 240 paket tambah gizi, 50 lembar terpal, 100pcs selimut, 50 dus mie instan, 10.000pcs masker kain, 200 paket sembako.


Selain itu juga diserahkan santunan sebesar Rp 10 juta untuk masing-masing ahli waris dari 5 orang yang meninggal dunia akibat musibah gempa ini. Untuk Desa tempurejo bantuan diberikan kepada Ahmad Fadholi dan Sri Yani. Sementara dari Dusun Ibu Raja Desa Kaliuling, bantuan diberikan kepada Juwanto, H. Nasar, dan P Bunanggi. (*)

Halaman:

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini