Jumat, 5 Juni 2026

Urusan Duit Pemkot Semangat, Urusan Jenasah 'Cuci Tangan'

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Jumat, 16 Oktober 2020 | 16:01 WIB

Hal ini, menurut Thony, tidak hanya sekali dua kali. Juga ada jenasah orang Kristen yang tiba-tiba dikremasi. " Ini kan melanggar tradisi keimananan seseorang. Kalau seperti itu, ya mbok bikin aturan semua jenasah Covid dikremasi aja," kelakarnya.


Diakhir, Thony menjelaskan, memang jenasah ini adalah ber-KTP Tulungagung namun sudah 20 tahun tinggal di Surabaya. Tidak mengurus surat karena ia Nomaden atau berpindah-pindah dan selama 7 tahun terakhir berdomisili di wilayah Jambangan. " Kalau sudah meninggal seperti ini, ya mbok diberikan kemudahan. Maka dari itu untuk menangani hal seperti ini perlu adanya Diskresi peratuan pada birokrasi pemakaman," ujar Politisi Gerindra ini.


" Inti dari peristiwa ini adalah, Perwali 28 yang telah direvisi dengan Perwali 33 ternyata masih belum lengkap. Terkait pemakaman jenazah perlu mengadopsi amanah Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 21 tahun 2020 tentang kesamaan hak masyarakat yang meninggal akibat Covid-19," tandasnya.

Dari informasi terakhir Jumat sore, dengan upaya dan desakan yang serius akhirnya jenasah dapat dimakamkan di Surabaya, Alhamdulillah. (BNW)

Halaman:

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini