NAWACITAPOST.COM — Aksi tak biasa seorang penumpang wanita di dalam kereta rel listrik (KRL) rute Manggarai-Bogor mendadak viral di media sosial.
Perempuan yang dijuluki warganet sebagai "Emak-emak Penghisap Kamper" tersebut terekam berperilaku aneh hingga memicu kegaduhan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan rel pada Kamis (10/9/2026) malam.
Peristiwa dramatis di dalam gerbong khusus wanita itu terungkap usai salah satu penumpang, Elsa, membagikan rekaman kejadian melalui akun Threads pribadinya, @elsaazhp.
Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru Gebrak Politik Nasional, Dorong Kader Nias Bekasi Tak Sekadar Penonton
Dalam unggahannya, Elsa menceritakan detik-detik mencekam saat pelaku bertindak agresif sejak awal memasuki kereta sekitar pukul 18.30 WIB.
"Dia marah-marah udah dari awal masuk kereta, nggak lama (kemudian) geser ke tengah, bangunin orang-orang yang tidur," kata Elsa dalam postingan Threads pribadinya, pada Jumat (11/9/2026).
Situasi makin tegang ketika pelaku mulai mendekati dan menepuk penumpang secara paksa. Elsa mengaku turut menjadi sasaran aksi sepihak perempuan tersebut.
"Nggak ada yang bangun, barulah ke saya, saya ditepok-tepok agak kenceng suruh bangun," imbuhnya.
Baca Juga: Update Hari ke-5, Pencarian 5 Jurnalis usai Hilang Kontak saat Liputan Aktivitas Anak Krakatau
Tak berhenti di situ, penumpang wanita ini juga membawa kamper berbentuk bulat yang sengaja dicium dan dihisap berulang kali di dalam gerbong.
Aksi misterius itu mendadak menyebarkan aroma menyengat yang mengganggu pernapasan penumpang lain.
"Bawa kamper bulet dicium-ciumin yang bikin satu gerbong bau kamper," beber Elsa.
"Membangunkan semua orang yang duduk, marah-marah," jelas Elsa.
Pelaku akhirnya dilaporkan turun di Stasiun Tanjung Barat setelah memicu kegemparan sepanjang perjalanan.
Menanggapi insiden yang terekam dan viral tersebut, pihak KAI Commuter Indonesia (KCI) langsung menyampaikan permohonan maaf serta memastikan laporan telah diteruskan ke unit terkait.
"Karel memahami pada kejadian tersebut membuat Kakak tidak nyaman dan terima kasih atas informasi yang disampaikan," demikian keterangan KAI melalui akun Threads @commuterline.
"(Kami) menindaklanjuti laporan tersebut selanjutnya Karel koordinasikan dengan unit terkait. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya yang dirasakan," sambungnya.
Berdasarkan penelusuran tanggapan warga net, perempuan yang sama diduga kerap melakukan aksi serupa di jalur KRL lain.
Pihak KCI mengonfirmasi bahwa sosok tersebut sebenarnya pernah ditindak tegas oleh petugas di Stasiun Tambun, Bekasi, pada 15 Agustus 2026 lalu.
"Kami sampaikan berdasarkan informasi yang didapatkan, pada tanggal 15 Agustus 2026 pengguna yang dilaporkan tersebut telah dilakukan tindak lanjut oleh petugas di Stasiun Tambun," beber KCI.
Maraknya insiden ini kembali menjadi sorotan publik terkait pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan bersama di fasilitas transportasi umum.
Artikel Terkait
Alarm Bahaya Gemuruh Krakatau: Sirine Peringatan Tsunami Selat Sunda Siaga Penuh
Viral! Helikopter Raksasa Milik Jepang Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Barat
Update Korban Dugaan Keracunan MBG Kedaluwarsa di Gembong Pati Capai 269 Siswa
Terobosan Strategis: Imigrasi Semarang Hadirkan Ultima I’m SEZ di KEK Kendal
Layanan Paspor Haji Imigrasi Semarang Siap Amankan Langkah Suci Jemaah 2027