NAWACITAPOST.COM — Kebakaran hutan dan lahan hebat menerjang kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Pinang Witmas Abadi di Desa Pasak Tiang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kobaran api yang membakar lahan seluas sekitar 75 hektare tersebut kini resmi dalam penyelidikan intensif Satgas Gakkum Satreskrim Polres Kubu Raya.
Areal yang hangus dilalap si jago merah tersebut mencakup sekitar 7 hektare lahan yang telah ditanami kelapa sawit, sementara sebagian besar sisanya merupakan hutan bawas.
Kebakaran ini pertama kali terdeteksi pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di rencana Blok I35. Meski pihak perusahaan sempat berupaya melakukan pemadaman, embusan api terus meluas hingga memaksa penanganan ekstra di lapangan.
Menyikapi eskalasi tersebut, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril menerjang lokasi pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Selain memantau kondisi terkini dan mengumpulkan keterangan mengenai asal-usul api, polisi melangkah ke tahap penegakan hukum guna menelusuri dugaan unsur pidana.
Sejauh ini, Satgas Gakkum masih mendalami titik awal munculnya api, kondisi vegetasi, aktivitas di sekitar TKP, hingga kronologi detail kejadian. Garis polisi (police line) pun telah dipasang di lokasi untuk mengamankan barang bukti.
Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan bahwa olah TKP merupakan langkah krusial untuk mengonstruksi fakta lapangan.
“Tim Satgas Gakkum sudah melakukan pengecekan langsung di lokasi dan memasang police line sebagai bagian dari proses penyelidikan. Tim juga telah meminta keterangan dari pihak perusahaan dan saksi di sekitar lokasi,” kata Ade.
Ade menambahkan, seluruh temuan dan data di lapangan akan diverifikasi secara ketat demi menguak penyebab pasti kebakaran sekaligus memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam insiden tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum menetapkan tersangka.(Armend)
Artikel Terkait
Suntikan APBN Rp11 Triliun: Pemerintah Bakal Buka Rekening Massal 200 Juta Warga
Amuk Karhutla Gunung Awu Sangihe Meluas, Permukiman Terancam akibat Kompor Portable
Pemkot dan DPRD Kota Bekasi Kunci Komitmen Pembangunan Lewat KUA-PPAS 2026-2027
Viral! Demi Bersekolah, Siswa di Pedalaman Nias Terjang Derasnya Sungai
Kebakaran Landa Gedung RSSA Malang, Puluhan Pasien Anak Dievakuasi