Kamis, 2 Juli 2026

Ratusan Miliar Belanja "Di Atas Kertas", PAD Bocor Diduga Ada yang Dilindungi!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Kamis, 2 Juli 2026 | 16:48 WIB

"PAD hilang, belanja percuma—artinya ada yang merampok daerah ini secara terang-terangan! Jangan hanya bertanya, tuntut bukti uangnya! Jika tak bisa tunjukkan hasil, maka terimalah dugaan bahwa ini adalah korupsi massal yang merusak masa depan Padangsidimpuan," cecar Rajes skeptis.

Senada dengan itu, pakar hukum berinisial A.H. menilai bahwa pola hancurnya pendapatan sekaligus belanja daerah adalah red flag (sinyal bahaya) utama dari sebuah kejahatan keuangan yang terencana.

Baca Juga: Mengawinkan Tradisi dan Digital: Wagub Erwan Setiawan Nyalakan Alarm Inovasi Kriya Jabar di PKJB 2026!

"Dugaan perlindungan, rekayasa laporan, dan pengalihan dana sudah lebih dari cukup menjadi dasar bagi Kejaksaan dan KPK untuk segera turun tangan. Jangan biarkan ini dianggap sekadar kesalahan administrasi biasa," tegas A.H.

Kota Padangsidimpuan kini berada di persimpangan jalan. Akankah laporan "di atas kertas" ini berujung pada jeruji besi, ataukah menguap begitu saja di balik meja kompromi? Publik kini menunggu taji aparat penegak hukum.(Lesmanan.H)

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini