NAWACITAPOST.COM — Titik terang akhirnya muncul di tengah penantian panjang masyarakat RW 24 Kayuringin Jaya. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Jawa Barat, menegaskan komitmen penuhnya untuk menuntaskan persoalan krusial yang sudah lama terkatung-katung.
Dalam pertemuan krusial antara Suroyo Kepala UPTD Pematusan dan Pemeliharaan Bangunan Air DBMSDA Kota Bekasi dengan Faigiziduhu Ndruru perwakilan masyarakat RW 24 Kayuringin Jaya, pada Rabu (10/6/2026), kepastian mengenai kelanjutan proyek vital drainase akhirnya terjawab.
Menurut Faigiziduhu Ndruru, Kepala UPTD Pematusan dan Pemeliharaan Bangunan Air DBMSDA (Suroyo red), memastikan bahwa anggaran yang sempat menjadi tanda tanya besar kini tetap dialokasikan sesuai komitmen awal. Tidak ada pemotongan, tidak ada pembatalan. Pemerintah menjamin dana segar siap digelontorkan demi menyudahi urgensi banjir yang kerap terjadi di RW 24 Kayuringin Jaya.
"Dinas DBMSDA konsisten dan tidak akan mundur dalam penyelesaian masalah ini. Ini adalah persoalan lama yang statusnya sudah sangat mendesak (urgen) bagi masyarakat," tegas Faigiziduhu Ndruru usai pertemuan.
Sempat Tertahan Gejolak Harga, Strategi Diubah Total
Faigiziduhu Ndruru mengungkapkan, di balik optimisme ini, penundaan pengumuman proyek akhirnya terkuak. Situasi pasar yang tidak menentu dan gejolak harga bahan baku di pasaran sempat menjadi batu sandungan utama yang memaksa tim teknis memutar otak.
"Penundaan terpaksa dilakukan demi mengamankan kalkulasi anggaran agar tidak terjadi kegagalan di tengah jalan," ujar Direktur Utama PT Media Nawacita Indonesia (MNI) ini.
Faigiziduhu Ndruru menjelaskan, alih-alih menyerah pada keadaan, DBMSDA justru meluncurkan strategi taktis yang dinilai jauh lebih efektif:
- Ekseskusi Total 3 Bulan Lagi: Waktu hitung mundur telah dimulai. Seluruh persiapan teknis kini dikebut untuk menyambut eksekusi fisik dalam tiga bulan ke depan.
- Strategi Split Project (Pembagian Dua Bagian): Demi memotong kompromi birokrasi dan mempercepat akselerasi di lapangan, proyek ini resmi dibagi menjadi dua bagian. Langkah ini diyakini bakal memangkas proses waktu dan pengerjaan secara signifikan.
Baca Juga: Mengguncang Jakarta, Ratusan Warga Tengki Seribu Batam Ketuk Pintu Menteri HAM
Menatap Babak Baru
Langkah berani yang diambil Dinas DBMSDA ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak main-main dalam merespons jeritan kebutuhan publik.
"Dengan komitmen anggaran yang sudah terkunci dan strategi pembagian proyek yang taktis, proyek yang sempat tersandera waktu ini, kini bersiap memasuki babak baru," terangnya.
Faigiziduhu Ndruru menegaskan, masyarakat RW 24 Kayuringin Jaya, kini tinggal mengawal janji tiga bulan ke depan, saat material mulai diturunkan untuk menyulap masalah banjir menahun ini, menjadi sebuah solusi nyata," pungkasnya.
Artikel Terkait
Cetak Sejarah! Kota Bekasi Raih Opini WTP dan Melesat Masuk 5 Besar Terbaik se-Jawa Barat
Mata Rantai Yang Terputus: Gurita Bauksit Aseng dan Misteri "Satu Meja" di Kalbar
Batam Dikepung Air: Alam Menjerit, Warga Tuding Proyek Reklamasi Jadi Biang Kerok!
Skandal Mbg Merambat Ke Lampung: Gurita Korupsi Pusat Menular, GPB Desak Kejagung Geledah 1.200 Dapur!
Kawal Uang Rakyat Hingga WTP Ke-9: DPRD Nganjuk Tegaskan Pengawasan Ketat di Rapat Paripurna LPJ APBD 2025!