Kamis, 4 Juni 2026

Jamhadi Pimpin Rombongan PDIM Lakukan MoU dengan Pathumthani University di Thailand

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Kamis, 9 Januari 2020 | 16:45 WIB

System skill juga tak kalah penting, yaitu kemampuan untuk dapat melakukan judgement dan keputusan dengan pertimbangan cost-benefit serta kemampuan untuk mengetahui bagaimana sebuah sistem dibuat dan dijalankan.


Melihat banyaknya kemampuan dan keahlian yang harus dipersiapkan generasi saat ini, Jamhadi mengatakan banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan bersama-sama oleh pemerintah dan seluruh stakeholder negeri ini.


“Harus ada komitmen peningkatan investasi di pengembangan digital skills,” kata Dewan Pembina ISMI Jawa Timur ini.


Selain itu juga selalu mencoba dan menerapkan purwarupa teknologi terbaru, learn by doing, juga menggali bentuk kolaborasi baru bagi model sertifikasi atau pendidikan dalam ranah peningkatan digital skill.


Selain itu juga harus ada kolaborasi antara dunia industri, akademisi, dan masyarakat untuk mengidentifikasi permintaan dan ketersediaan skill bagi era digital di masa depan.


“Menyusun kurikulum pendidikan yang telah memasukan materi terkait human-digital skills hingga pengembangan program vokasi menjadi penting,” kata Jamhadi.


Pengembangan program vokasi terdiri dari peningkatan kualitas SDM untuk menyiapkan kebutuhan kompetensi dalam menyongsong era industri 4.0 dan ekonomi digital.


Harus ada strategi perbaikan pendidikan dan pelatihan vokasi, antara lain reformasi kelembagaan, pengembangan standar kompetensi, pembakuan mekanisme pemagangan dan pendanaan.


“Salah satu tantangan yang harus ditaklukkan adalah menciptakan tenaga kerja berkualitas dan terampil yang dibutuhkan Indonesia. Salah satunya harus dihasilkan oleh Perguruan Tinggi yang bermutu,” pungkasnya. (*)

Halaman:

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini