NAWACITAPOST.COM — Kendaraan operasional Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mendadak jadi bahan perbincangan warga dikarenakan bagaikan disulap dari plat merah menjadi plat putih.
Hal tersebut diketahui oleh warga Tanjunganom berinisial ND (29) yang akan berkunjung ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Nganjuk, pada Kamis (16/5/2025).
Warga asal Kecamatan Tanjunganom berinisial ND (29) melaporkan kepada Nawacitapost.com dengan adanya kendaraan dinas milik Pemkab Nganjuk yang mengganti plat nomor dari merah menjadi putih, layaknya kendaraan pribadi.
Baca Juga: Agenda Penyampaian dan Penyerahan 37 Rekomendasi, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Paripurna
"Kendaraan dinas yang diduga berganti warna plat itu kendaraan roda dua dengan jenis Honda Verza CB-150. Plat nomor yang digunakan adalah AG 2271 VP," ucap ND kepada wartawan Nawacitapost.com.
“Saya hafal betul kode kendaraan dinas milik Pemkab Nganjuk. Saat saya mau berkunjung ke Kantor Bupati, saya melihat kendaraan dinas yang biasanya pakai plat merah, justru pakai plat putih. Makanya saya foto,” tutur ND.
ND menjelaskan bahwa, kendaraan tersebut secara terang-terangan diparkir di sekitar kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Bahkan, menurutnya, penggantian plat itu bukan baru sekali terjadi.
Baca Juga: Bahas Isu Praktik Penahanan Ijazah, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Kerja dan Dengar Pendapat
“Sudah sering saya lihat kendaraan itu mondar-mandir pakai plat putih. Entah apa maksudnya, tapi jelas ini mencoreng nama baik Pemkab Nganjuk,” terangnya.
ND menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam menaati aturan.
“Sebagai pejabat, harusnya memberi contoh yang baik. Bukan justru melanggar aturan lalu lintas dan menyalahgunakan fasilitas negara,” imbuh ND.
Baca Juga: Jelang Hearing di DPRD, Ketua Exco Partai Buruh Nganjuk Buka Suara Perihal Dugaan Penahanan Ijazah
ND juga mendesak agar insiden ini segera ditindaklanjuti demi menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap instansi pemerintahan.
"Semoga segera ditindaklanjuti agar nama baik Pemkab Nganjuk tidak dipandang buruk oleh masyarakat," tandasnya.
Artikel Terkait
Apotek Sumber Anom Diduga Tahan Ijazah Mantan Karyawannya, Ini Langkah yang Akan Dilakukan DPRD Nganjuk
Kedatangan Anggota DPRD Nganjuk, Kantor Desa Banjarsari Digeruduk Warga
Jelang Hearing di DPRD, Ketua Exco Partai Buruh Nganjuk Buka Suara Perihal Dugaan Penahanan Ijazah
Bahas Isu Praktik Penahanan Ijazah, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Kerja dan Dengar Pendapat
Agenda Penyampaian dan Penyerahan 37 Rekomendasi, DPRD Kabupaten Nganjuk Gelar Rapat Paripurna