Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan saat ini pihaknya terus berupaya meningkatkan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan di Provinsi Banten. Harapannya mampu menumbuhkan situasi yang harmoni baik pelaku usaha maupun tenaga kerja.
"Kita terus berusaha untuk meningkatkan indeks pembangunan ketenagakerjaan. Oleh karenanya harmonisasi antara perusahaan, pekerja dan pemerintah perlu dilakukan secara baik agar menumbuhkan situasi kerja yang harmoni di daerah," ungkap Al Muktabar usai menghadiri Penganugerahan Naker Award Tahun 2023 di Balai Sarbini, Jl. Jend. Sudirman Kav. 50, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (1/12/2023).
Selanjutnya, Al Muktabar menyampaikan menjaga harmonisasi hubungan kerja antara perusahaan dan pekerja juga menjadi hal yang penting dilakukan.
"Tadi Bapak Wakil Presiden juga mengarahkan kepada pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah dukungan dalam sektor ketenagakerjaan, baik itu melakukan pembinaan terhadap pencari kerja dan lapangan pekerjaan," katanya.
Sementara dalam sambutannya, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin menyampaikan sektor ketenagakerjaan masih menjadi tantangan pencapaian visi Indonesia Emas 2045, bonus demografi yang akan disambut dalam dua dekade mendatang semestinya membawa serta peluang kemajuan ekonomi khususnya melalui sumber daya tenaga kerja yang produktif unggul dan berdaya saing.
"Tenaga kerja usia produktif tentu menjadi harapan besar negara kita, dan perlu dipastikan bahwa sumber daya yang ada tersebut merupakan pekerja dengan keterampilan menengah dan tinggi. Sehingga bisa menjadikan nilai tambah bagi perekonomian bangsa," ujar K.H. Ma'ruf Amin.
Dikatakannya, saat ini sektor ketenagakerjaan Indonesia mulai bangkit dan pulih pasca hantaman pandemi Covid-19. Hal ini tampak dari tingkat pengangguran terbuka yang menunjukkan penurunan, selaras dengan pertambahan penduduk yang bekerja.