NAWACITAPOST.COM - Sejumlah foto dan video yang diduga menampilkan Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu, dan Kepala Dinas Pariwisata Nias Barat, April IJH, beredar di media sosial dan menjadi sorotan publik. Unggahan tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Nytedaeli Pak Oliv Daeli pada Rabu, 2 Oktober 2024.
Dalam postingannya memuat 12 foto yang menampilkan keduanya sedang menikmati suasana laut dengan pose tidak biasa untuk seorang pemimpin dan bawahannya. Foto-foto tersebut memperlihatkan kedekatan yang dianggap terlalu akrab dan tidak lazim.
Selain itu, sebuah video yang menunjukkan keduanya bermain parasailing semakin menimbulkan kecurigaan publik. Warganet mempertanyakan apakah hubungan antara Bupati Nias Barat dan Kepala Dinas Pariwisata tersebut melampaui batas profesional.
Meskipun foto-foto tersebut tidak menyebutkan secara jelas kapan dan di mana diambil, unggahan ini telah memicu perbincangan luas. Hingga berita ini diterbitkan, wartawan belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Khenoki Waruwu maupun April IJH terkait kebenaran foto dan video tersebut.
Baca Juga: Akhiri Masa Kepemimpinan, Jokowi Dinilai Gagal Wujudkan Reformasi Pendidikan
Upaya konfirmasi Nawacitapost melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat respons dari sang bupati. Polemik ini menarik perhatian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
Plt Bupati Nias Barat, Era Era Hia, menyampaikan keprihatinan mendalam atas beredarnya foto-foto tersebut. Menurutnya, kejadian ini mencoreng nama baik pemerintahan daerah, terlebih keduanya merupakan pejabat penting di Nias Barat.
"Ini sangat memalukan bagi Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Seharusnya pejabat publik mampu menahan diri dari godaan-godaan, termasuk soal kedekatan yang tidak pantas," ujar Era Era Hia pada Kamis, 3 Oktober 2024, kepada media.
Era Era Hia juga menambahkan bahwa pihaknya akan mendiskusikan sanksi terhadap Kepala Dinas Pariwisata dalam waktu dekat. Sanksi tersebut bisa berujung pada pencopotan jabatan jika terbukti bahwa keduanya melanggar etika sebagai pejabat publik.
Baca Juga: Arsjad Rasyid Dianugerahi Anggota Kehormatan Dewan Adat Bamus Betawi
"Kami akan membahas kemungkinan nonjob untuk Kadis Pariwisata jika pembahasan mengarah ke arah tersebut," ujarnya.
Meski kontroversi ini masih dalam tahap spekulasi, masyarakat Nias Barat bereaksi dengan berbagai pandangan. Sebagian besar warganet mengecam tindakan tersebut dan menuntut adanya klarifikasi dari kedua belah pihak yang terlibat.
Namun, sebagian lainnya menyarankan agar publik tidak terlalu cepat menarik kesimpulan sebelum ada bukti lebih lanjut mengenai hubungan antara keduanya. Publik berharap agar kasus ini dapat segera diungkap secara jelas dan transparan demi menjaga kepercayaan terhadap pemerintahan di daerah tersebut.