nasional

Baru 1,5 Bulan Menjabat, Nanik S Deyang Mundur dari Kursi Kepala BGN!

Rabu, 22 Juli 2026 | 13:21 WIB
Mengintip alasan Nanik Deyang yang memilih mundur dari kursi Kepala BGN setelah 1,5 bulan menjabat. (Instagram.com/@dirgayuza) (Instagram.com/@dirgayuza)

NAWACITAPOST.COM — Sebuah panggung yang ringkih, tangis haru di awal cerita, dan drama pengunduran diri yang memantik sejuta tanya di tengah badai skandal.

Badai di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) tampaknya belum benar-benar mereda. Publik Tanah Air kembali dikagetkan oleh kabar mengejutkan dari panggung pemerintahan. Hari ini, Rabu, 22 Juli 2026, Nanik S Deyang secara mendadak memilih mundur dari kursi Kepala BGN.

Keputusan ini tergolong sangat singkat dan dramatis—pasalnya, Nanik baru menjabat selama 1,5 bulan sejak mengucap sumpah di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Bom Waktu di Bea Cukai! BPK Bongkar Skandal Pengembalian Dana Miliaran Rupiah ke Importir Penunggak Utang

Pamit di Tengah Badai: Masalah Jantung di Balik Pengunduran Diri

Kabar pengunduran diri yang mendadak ini pertama kali dihembuskan oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Dirgayuza mengungkapkan alasan mendasar di balik langkah drastis sang Kepala BGN.

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," tulis Dirgayuza.

Secara terpisah, Nanik mengonfirmasi langkah besar ini lewat akun Facebook pribadinya. Dengan nada emosional, ia membeberkan dinamika di balik keputusannya berpamitan kepada sang Kepala Negara.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN. Demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulis Nanik.

Baca Juga: Nama Gus Miftah Terseret Pusaran Kasus Korupsi DJKA, Sang Pendakwah Angkat Bicara dengan Menohok!

Meski melepaskan mahkota kepemimpinannya, riwayat Nanik di BGN dipastikan belum sepenuhnya usai. Ia memberi sinyal bahwa Presiden memintanya bergeser ke posisi lain.

"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," tandasnya.

Pusaran Konflik dan Jejak Dramatis Nanik S Deyang

Pengunduran diri ini mengundang sorotan tajam dan spekulasi publik. Mengingat BGN sendiri tengah berada dalam radar kritis pasca-skandal korupsi yang membebat pejabat terdahulu, kehadiran Nanik semula diharapkan menjadi "penyelamat" institusi.

Mari menilik kembali perjalanan singkat namun penuh dinamika Nanik S Deyang di kursi panas BGN:

  • Dua Sisi Tangis Haru di Istana Negara (8 Juni 2026)

    Pelantikan Nanik 1,5 bulan lalu dipenuhi suasana emosional. Kala itu, ia menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot usai terseret kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dua wakilnya. Dibalut haru, Nanik terekam kamera menyapu air matanya dengan tisu saat disalami Presiden Prabowo. Sebuah awal yang manis, meski diselimuti beban berat.

Halaman:

Tags

Terkini