nasional

Jokowi Resmikan Pabrik Amonium Nitrat, Dorong Produktivitas Pertanian dan Kurangi Ketergantungan Impor

Kamis, 29 Februari 2024 | 22:41 WIB
Presiden Jokowi. Foto: Kemenag.

NAWACITAPOST.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik kehadiran pabrik amonium nitrat milik BUMN PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN), yang baru saja diresmikan pada Kamis (29/2/2024). Menurutnya, pabrik ini akan menjadi salah satu faktor peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia, terutama dalam penyediaan pupuk NPK berbasis nitrat yang mendukung pertanian nasional.

"Dengan meningkatnya produktivitas pupuk, kita dapat memastikan pasokan yang lebih pasti untuk petani, termasuk dalam hal jumlah yang akan dikirim dan waktu penggunaan pupuk," ujar Jokowi.

Pabrik amonium nitrat ini memiliki kapasitas produksi sebesar 75.000 ton per tahun untuk amonium nitrat dan 60.000 ton untuk asam nitrat.Saat ini, kebutuhan amonium nitrat nasional mencapai 580.000 ton, namun produksi nasional hanya mencapai 300.000 ton atau sekitar 79% dari total kebutuhan, sehingga masih ada 21% bahan impor.

Baca Juga: Rutan Balikpapan Realisasikan Hak Narapidana melalui Layanan Tatap Muka

Adapun, nilai investasi yang digelontorkan oleh PT Pupuk Kaltim dan PT Dahana mencapai Rp1,2 triliun.

"Dengan hadirnya pabrik ini, kita dapat mengurangi impor amonium nitrat sebesar 8%, dan saya mendorong pengurangan impor sisanya sebesar 13% sehingga bahan baku untuk NPK dapat didapatkan di dalam negeri," tambah Jokowi.

Diharapkan, kehadiran pabrik ini akan memberikan kepastian pasokan pupuk bagi petani, sehingga tidak lagi terjadi kekurangan pupuk yang dapat mengakibatkan mundurnya musim tanam dan penurunan produktivitas pertanian.

Baca Juga: Indonesia Targetkan Investasi Rp1.750 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 2025

Pemerintah juga telah meningkatkan volume subsidi pupuk dari 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton, untuk memastikan kepastian pasokan pupuk bagi petani.

"Dengan langkah ini, kita dapat memastikan pasokan pupuk yang cukup untuk petani, yang juga disubsidi oleh pemerintah. Ini merupakan komitmen kita untuk mendukung pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia," tutupnya.

 

Tags

Terkini