nasional

Ini 10 Kawasan dengan Harga Tanah Termahal di Jakarta Tahun 2025

Selasa, 1 Juli 2025 | 10:19 WIB
Lonjakan harga tanah terjadi di beberapa kawasan strategis Jakarta. (X)

5. Kebayoran Baru dan Senayan

Kebayoran Baru, khususnya area Senayan, merupakan kawasan elit yang memiliki kombinasi antara fungsi hunian dan komersial. Harga tanah rata-rata di kawasan ini mencapai Rp 46 juta per meter persegi.

Baca Juga: Pelantikan DPC HIMNI Batam 2025 Diwarnai Antraksi Budaya Nias  

Namun di beberapa titik tertentu, nilainya bisa menyentuh angka Rp 90 juta. Lingkungan yang hijau, dekat dengan pusat olahraga dan hiburan, serta dikelilingi fasilitas lengkap, menjadikan kawasan ini tetap diminati.

6. Kuningan (Mega Kuningan dan HR Rasuna Said)

Kawasan Mega Kuningan dan Jalan HR Rasuna Said dikenal sebagai pusat bisnis internasional, terutama di sektor keuangan dan teknologi. Harga tanah di kawasan ini rata-rata sekitar Rp 50 juta per meter persegi. Banyak perusahaan asing dan kedutaan besar negara sahabat memilih berkantor di wilayah ini, membuat nilai propertinya terus meningkat.

7. Kemang

Kemang dikenal sebagai pusat gaya hidup dan hunian ekspatriat di Jakarta Selatan. Kawasan ini memiliki atmosfer yang lebih santai namun tetap modern, dengan banyak kafe, restoran, dan galeri seni. Harga tanah di Kemang bervariasi, namun rata-rata berada di kisaran puluhan juta rupiah per meter persegi. Area tertentu yang memiliki akses lebih baik atau lebih dekat dengan fasilitas premium bisa memiliki harga yang jauh lebih tinggi.

8. Setia Budi

Setia Budi yang terletak di kawasan pusat kota terus mengalami perkembangan sebagai area hunian dan perkantoran. Harga tanah di sini termasuk tinggi, dengan beberapa titik mencapai angka Rp 60 juta per meter persegi. Kawasan ini memiliki kedekatan dengan pusat-pusat bisnis dan fasilitas umum.

Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: Bukan Cuma Cari Untung, Orang Kaya Percaya Brankas Baluse untuk Jaga Aset  

9. Tanah Abang

Sebagai salah satu pusat perdagangan terbesar di Jakarta, Tanah Abang mencatatkan harga tanah yang kompetitif. Meskipun lebih dikenal sebagai sentra grosir tekstil, sejumlah titik di kawasan ini mengalami kenaikan nilai karena potensinya sebagai area komersial dan aksesibilitasnya yang tinggi. Harga tanah di beberapa bagian Tanah Abang bisa mendekati Rp 70 juta per meter persegi.

10. Gambir

Gambir memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pemerintahan dan transportasi di Jakarta. Dekat dengan Monas dan berbagai kantor kementerian, kawasan ini juga menjadi bagian penting dalam struktur kota. Harga tanah di beberapa titik di Gambir tercatat hingga Rp 84 juta per meter persegi, tergantung lokasi dan potensi penggunaannya.

Pergerakan harga tanah yang dinamis di Jakarta mencerminkan bagaimana kota ini terus berkembang dan bertransformasi. Kenaikan nilai tidak hanya didorong oleh kebutuhan ruang, tetapi juga oleh persepsi terhadap potensi kawasan.

Halaman:

Tags

Terkini