Kamis, 4 Juni 2026

Mengenal Nararya Ciputra Sastrawinata, Generasi Ketiga di Balik Inovasi Bisnis Properti Ciputra Group  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 24 Juni 2025 | 16:20 WIB
Nararya Ciputra Sastrawinata.  (X)
Nararya Ciputra Sastrawinata. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Nararya Ciputra Sastrawinata tak asing dengan dunia properti sejak usia belia. Lahir dalam keluarga pengusaha besar di bidang ini, ia tumbuh bersama cerita, aktivitas, dan dinamika bisnis properti yang dijalankan kakeknya, Ciputra, sang pendiri Grup Ciputra.

Sejak kecil, ia kerap diajak ke berbagai kegiatan perusahaan, mulai dari survei lahan hingga peluncuran proyek. Dari situlah ia mengenal dunia yang kini menjadi bagian besar dari hidupnya.

Lulusan Teknik Mesin Pesawat dari Imperial College London ini sempat mencicipi pengalaman kerja di sebuah perusahaan konsultan engineering di Inggris sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan bergabung dalam bisnis keluarga. Tahun 2009, ia mengawali perjalanannya di Ciputra Group sebagai Business Development Officer di proyek CitraRaya Tangerang.

Peran ini membawanya berinteraksi dengan banyak departemen, mulai dari keuangan, pemasaran, hingga konstruksi. Baginya, itu adalah tahap penting untuk belajar langsung dari lapangan dan mengenal cara kerja industri secara menyeluruh.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Istimewa)

Namun, tantangan sebenarnya datang saat ia ditugaskan ke luar negeri. Pada akhir 2009, Nararya dikirim ke Shenyang, Tiongkok, untuk terlibat dalam proyek besar Ciputra Group di atas lahan seluas 300 hektare.

Di sana, ia menjalani fase proyek dari nol, seperti negosiasi dengan pemerintah, pembentukan badan usaha, pembebasan lahan, sampai proses konstruksi dan serah terima kepada konsumen. Ia tinggal di Tiongkok selama 4,5 tahun, membenamkan diri dalam proses bisnis yang kompleks dan penuh tekanan. Tapi justru dari situ, ia merasa kepercayaan dan keterampilannya benar-benar teruji.

Sekembalinya ke Indonesia pada 2013, Nararya mulai memegang tanggung jawab lebih besar. Ia terlibat dalam berbagai proyek, termasuk pengembangan gedung perkantoran di Kemayoran, apartemen di Batam, dan kawasan hunian baru di berbagai daerah seperti Samarinda, Banjarmasin, dan Pontianak.

Pengalamannya membentang dari proyek dalam negeri hingga luar negeri, dari tahap awal hingga pengelolaan pascapenjualan. Ini menjadikannya figur lengkap yang memahami rantai nilai industri properti secara utuh.

Baca Juga: Nusantara Award 2025 Kembali Digelar, MNI Ajak Generasi Muda Terlibat Lestarikan Budaya  

Pada 2017, ia resmi diangkat sebagai Direktur Grup Ciputra. Di posisinya sekarang, ia membawa banyak pembaruan, salah satunya digitalisasi proses kerja di seluruh lini perusahaan.

Ia mendorong penggunaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi. Departemen konstruksi, quantity surveyor, hingga pemasaran kini telah mengadopsi pendekatan digital, termasuk pemanfaatan virtual tour dan CRM internal untuk penjualan.

Nararya menyadari bahwa peran generasinya bukan sekadar melanjutkan, tapi juga mengadaptasi bisnis pada perubahan zaman. Ia menjadi penghubung antara nilai-nilai lama yang diajarkan kakeknya, yakni integritas, profesionalisme, dan kewirausahaan—dengan kebutuhan dan kebiasaan generasi baru.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini