Kamis, 2 Juli 2026

Menelusuri Jejak Gubernur Sumut dari Masa ke Masa, Ada yang Meninggal Karena Pesawat Meledak!

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 11 Juli 2024 | 13:35 WIB
Provinsi Sumatra Utara memiliki sejarah panjang kepemimpinan gubernur.  (X)
Provinsi Sumatra Utara memiliki sejarah panjang kepemimpinan gubernur. (X)

NAWACITAPOST.COM - Provinsi Sumatera Utara memiliki sejarah panjang dalam kepemimpinan gubernur. Setiap gubernur membawa visi dan misinya sendiri, yang semuanya berkontribusi pada pembangunan dan kemajuan provinsi ini.
Dari Sutan Mohammad Amin Nasution yang menjadi gubernur pertama pada tahun 1948 hingga Edy Rahmayadi yang memimpin hingga tahun 2023. Sumut terus berkembang di bawah berbagai kepemimpinan sejak era kemerdekaan Indonesia.

Perjalanan kepemimpinan di Sumut mencakup periode penuh tantangan, seperti era konsolidasi di bawah Raja Inal Siregar dan masa modernisasi di bawah Marah Halim Harahap. Namun, sejarah kepemimpinan di Sumatera Utara tidak selalu mulus. Salah satu tragedi besar terjadi pada 5 September 2005. Apa itu? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Jejak Gubernur Sumut dari Masa ke Masa

Dari masa ke masa, setiap Gubernur Sumut yang menjabat selalu berusaha untuk membawa provinsi ini menuju kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh warganya. Berikut ini merupakan daftar Gubernur Sumut dari masa ke masa:

Baca Juga: Lawan Bobby Nasution, PDIP Siapkan Dua Nama di Pilgub Sumut 2024

1. Sutan Mohammad Amin Nasution (1948-1949, 1953-1956)

Sebagai gubernur pertama, Sutan Mohammad Amin Nasution memulai fondasi pemerintahan Sumut. Masa jabatannya yang pertama dimulai pada 1 Juni 1948 hingga 17 Mei 1949, dan ia kembali menjabat pada periode 1953-1956. Kepemimpinan Nasution diwarnai oleh upaya untuk membangun stabilitas di provinsi yang baru merdeka ini.

2. Ferdinand Lumban Tobing (1949-1950)

Gubernur kedua, Ferdinand Lumban Tobing, melanjutkan tugas pemerintahan dari Nasution dan berperan penting dalam masa transisi pasca-kemerdekaan.

3. Abdul Hakim Harahap (1951-1953)

Pada masa jabatan Abdul Hakim Harahap, Sumatera Utara mulai menghadapi tantangan pembangunan dan stabilitas politik.

4. Zainal Abidin (1956-1960)

Zainal Abidin memimpin pada periode yang penuh dengan dinamika politik nasional, termasuk pergolakan daerah.

5. Raja Djundjungan Lubis (1960-1963)

Di bawah kepemimpinan Raja Djundjungan Lubis, Sumatera Utara mulai fokus pada pembangunan ekonomi dan sosial.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini