Kamis, 2 Juli 2026

Total 133 Pulau Kawasan Nias Pulau Impian di Sumatera Utara

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 12 April 2024 | 16:42 WIB
Pemerhati budaya Nusantara sekaligus tokoh Kepulauan Nias, Faigiziduhu Ndruru. (MNI)
Pemerhati budaya Nusantara sekaligus tokoh Kepulauan Nias, Faigiziduhu Ndruru. (MNI)

NAWACITAPOST.COM - Kepulauan Nias, sebuah gugusan pulau yang terletak di pesisir barat Sumatra Utara, telah lama menjadi sorotan bagi berbagai kalangan. Salah satunya adalah tokoh Nias, Faigiziduhu Ndruru, yang menyoroti potensi dan tantangan ke depan wilayah ini.

Kepulauan Nias terdiri dari 30 pulau berpenghuni dan 103 pulau tidak berpenghuni tetap. Pulau dengan total 133 itu tentu memiliki banyak aspek menarik yang perlu diperhatikan dan dioptimalkan potensinya.

Faigiziduhu Ndruru sangat mendukung visi Nias sebagai Pulau Impian, yang meliputi kawasan Nias, Nias Selatan, Nias Barat, Nias Utara, dan Kota Gunungsitoli. Wilayah ini bukan hanya memiliki keindahan alam yang memukau, tetapi juga potensi ekonomi yang besar terutama potensi pariwisata dan perikanan.

Beberapa pulau di Kepulauan Nias, seperti Pulau Tello, Pulau Asu, Pulau Wunga, Pulau Hinako, dan Pulau Bawa, memiliki keindahan eksotis yang bisa menjadi daya tarik wisata domestik dan internasional yang besar .

Baca Juga: Mudik Lebaran: Budaya Nusantara yang Bernilai Religius

"Namun, meskipun memiliki potensi besar, Kepulauan Nias juga dihadapkan pada tantangan pembangunan," ucap Faigiziduhu Ndruru, di Jakarta, Jumat (12/4/2024).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan telah menetapkan Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Selatan, dan Kabupaten Nias Barat sebagai 'Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024'. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, sumber daya manusia, sarana-prasarana, dan aksesibilitas di wilayah tersebut.

Selanjutnya, pada 2 Maret 2017, Jokowi menanda-tangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar. Ada dua pulau yang masuk dalam Kepppres tersebut di zona Kepulauan Nias, yaitu Pulau Wunga di utara Kepulauan Nias dan Pulau Simuk terletak di selatan Kepulauan Nias.

Dalam konteks geopolitik dan geostrategis, Kepulauan Nias memiliki posisi yang strategis sebagai titik terluar di sisi barat Indonesia. Dengan terletak di bibir Samudera Hindia, wilayah ini memiliki potensi besar dalam hubungan maritim, perdagangan, investasi, dan kerja sama lingkungan dengan negara-negara di sekitarnya, termasuk India.

"Karena itu, pembentukan Kepulauan Nias sebagai provinsi baru Indonesia menjadi langkah yang sangat penting untuk mewujudukan Nias Pulau Impian," kata Faigiziduhu Ndruru.

Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: Semangat Nias Pulau Impian Bagian dari Penguatan dan Pelestarian Budaya Nusantara

Kepulauan Nias adalah sebuah potensi yang belum sepenuhnya tergali. Dengan mengoptimalkan potensi wisata, ekonomi, dan strategisnya, Kepulauan Nias memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu wilayah yang maju dan berkontribusi besar bagi Indonesia.

Namun, tetap diperlukan komitmen dan kerja keras dari semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat lokal, untuk mewujudkan visi Nias sebagai Pulau Impian yang sesungguhnya. Selain itu, menurut Faigiziduhu Ndruru, penting bagi masyarakat Nias untuk berperan proaktif dalam memperkenalkan potensi wisata dan perikanan pulau ini.

"Meskipun pemerintah dapat memberikan dukungan anggaran, kesadaran akan pentingnya promosi potensi ini secara mandiri juga sangat diperlukan. Salah satu cara efektif untuk melakukan promosi ini adalah melalui media sosial," kata Faigiziduhu Ndruru.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini