NAWACITAPOST.COM - Direktur Media Nawacita Indonesia (MNI), Beesokhi Ndruru menyoroti sejumlah faktor kendala yang dihadapi dalam pengembangan pariwisata di Nias Pulau Impian. Menurutnya, penting untuk memperhatikan berbagai aspek, bukan hanya satu atau beberapa sisi saja. Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan adalah konektivitas transportasi.
"Ini sangat penting. Kita butuh memang ada satu bandara yang skalanya internasional di sana," kata Beesokhi Ndruru, di Jakarta, Kamis (4/4/2024).
Menurut Beesokhi Ndruru, konektivitas transportasi yang baik sangat penting untuk menunjang perkembangan pariwisata. Diperlukan adanya bandara internasional dan infrastruktur jalan yang bagus dari bandara ke lokasi pariwisata. Hal ini akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para wisatawan yang berkunjung.
"Infrastruktur jalan dari bandara ke lokasi pariwisata itu harus bagus sehingga para wisatawan yang datang itu, begitu mendarat bisa langsung ke tempat lokasi wisata," kata Beesokhi Ndruru.
Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: Kepala Daerah di Kepni Sudah Berpikir Korup Sebelum Membangun
Keterbatasan pesawat maskapai dan biaya perjalanan yang masih tinggi menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Pemda perlu mengajukan subsidi ongkos agar biaya perjalanan ke Nias bisa lebih terjangkau. Dengan demikian, diharapkan pariwisata di Nias Pulau Impian dapat berkembang lebih baik dan menarik minat wisatawan.
"Sekarang ini kalau kita ke Nias, jauh lebih murah ke Bali ternyata, sehingga orang lebih suka ke bali," kata dia.
Selain itu, fasilitas hotel yang memadai juga menjadi faktor penting. Meskipun sudah ada beberapa hotel, namun standar dan penyebarannya belum merata. Hal ini juga berlaku untuk infrastruktur jalan di Pulau Nias, yang masih perlu diperbaiki.
Untuk mewujudkan Nias Pulau Impian juga harus melibatkan aspek budaya. Sebab, sumber daya manusia juga menjadi faktor penting. Pemda, kata Beesokhi Ndruru, perlu memiliki sumber daya manusia yang ahli di berbagai bidang, seperti pariwisata, pertanian, dan pendidikan.
Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: Bahasa Pilar Identitas Bangsa, Tagline Nias Pulau Impian Jadi Contoh Nyata!
Dalam hal ini, pentingnya pemberian beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan daerah menjadi kunci. "Beasiswa tidak hanya bersifat formal, namun juga harus sesuai dengan kebutuhan daerah," kata dia.
Beesokhi Ndruru mengatakan, tantangan lainnya adalah keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, dibutuhkan dorongan anggaran dari pusat ke daerah. Namun, hal ini memerlukan keterwakilan yang kuat di DPR untuk mendorong peningkatan anggaran untuk Nias.
Selain itu, Beesokhi Ndruru berharap Kepulauan Nias sebagai provinsi sendiri bisa terwujud secepatnya. Sehingga dukungan terhadap anggaran untuk pembangunan Kepulauan Nias akan semakin besar ke depan. "Dengan berdiri menjadi provinsi, maka anggaran juga akan naik," katanya.
Artikel Terkait
Beesokhi Ndruru: Media Nawacita Indonesia Siap Gelar Nusantara Awards 2024
Galakkan Tagline "Nias Pulau Impian", Faigiziduhu Ndruru: Semoga Jadi Prioritas Pemerintahan Baru
Faigiziduhu Ndruru: Semangat "Nias Pulau Impian" Bagian dari Penguatan dan Pelestarian Budaya Nusantara
Tagline Nias Pulau Impian, Beesokhi Ndruru: Membangun Destinasi Wisata Terdepan di Indonesia
Kapolres Nias : Jangan Percaya Yang Menjanjikan Bisa Luluskan Seseorang Menjadi Anggota Polri