Kamis, 4 Juni 2026

Kapolres Nias : Jangan Percaya Yang Menjanjikan Bisa Luluskan Seseorang Menjadi Anggota Polri

Photo Author
Fahrin Waruwu, Nawacita Post
- Kamis, 4 April 2024 | 09:27 WIB
Foto Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, SH,S.IK.MH (NAWACITAPOST.COM)
Foto Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, SH,S.IK.MH (NAWACITAPOST.COM)
 
NAWACITAPOST COM - Saat ini sedang Persiapan Pembukaan Penerimaan Polri tahun 2024. Penerimaan AKPOL, Bintara, Maupun  Tamtama akan segera di Buka.
 
Terkait Hal tersebut  Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani, SH,S.IK.MH  menghimbau kepada Seluruh Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Nias, agar  Jangan Percaya terhadap “Oknum” Masyarakat ataupun “Oknum anggaota Polri, yang menjanjikan bisa Membantu Meluluskan Menjadi anggota Polri.
 
Lanjutnya, masyarakat Jangan Percaya, karena  hal tersebut adalah Terindikasi Penipuan,  dan sudah banyak yang Menjadi Korban, biasanya Para Pelaku memanfaatkan  Keinginan orang Tua yang Ingin anaknya menjadi anggota POLRI.
 
"Dan Modus Operandi Para Pelaku,  biasanya mengatakan, Mempunyai “Orang Dalam” pada panitia Penerimaan, atau Mempunyai Kenalan di Mabes Polri dengan Pangkat Mentereng, itu semua hanya akal bulus mereka untuk meminta sejumlah Uang,” beber Kapolres Nias di Gunungsitoli (30/03/2024) dilansir nawacitapost.com dari akun Facebook Polsek Alasa, Kamis (4/4).
 
AKBP Revi Nurvelani menambahkan, bahwa saat ini  Sistim Rekrutmen Calon Anggota Polri Sangat Terbuka,  Transparan, serta Objektif, Tanpa Pungutan,  Rekrutmen di pantau langsung oleh Asisten SDM Polri, dan diawasi secara Internal maupun External.
 
Masih Perwira Menengah Melati Dua di Pundak ini, Jika orang Tua menginginkan anaknya Lulus Menjadi Anggota Polri (AKPOL, Bintara, Tamtama) maka harus melalui Persiapan seperti Bimbel Psicology, Bimbel Akademik,  Latihan Jasmani secara benar dan teratur,  artinya bahwa Harus ada persiapan Pribadi dari sipelamar.
 
 
Di akhir Penuturannya, AKBP Revi Nurvelani, mengingatkan kepada orang Tua, sebelum anak Mendaftar Menjadi Anggota Polri, alangkah lebih baik orang tua membericarakan terlebih dahulu kepada sang Anak, apakah dia Benar-benar ingin menjadi anggota Polri atau Hanya ikut-Ikutan.
 
Karena hal tersebut sangat Berpengaruh terhadap Psicology Sang Anak Ketika telah  Menjadi Seorang anggota Polri, sebab Tugas menjadi Anggota Polri tidak semudah atau seindah yang di Bayangkan.
 
"Tetapi Ketika Keinginan Menjadi Anggota Polri karena Panggilan Hati Untuk Mengabdi, maka seberat Apapun Tugas yang di emban akanenjadi Sebuah Kebanggaan dan Motivasi.“Ujar Suami dari Ny. Rani Revi ini mengakhiri.

Editor: Fahrin Waruwu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini