Jumat, 5 Juni 2026

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan UB Halal Award Kategori Pemerintah Daerah

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Selasa, 23 Januari 2024 | 23:49 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Pemprov Jatim)

Dalam rangka mengoptimalkan proses sertifikasi halal, Gubernur Khofifah terus mendorong kerjasama antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan lembaga lainnya.

Baca Juga: Wakil ketua Komisi B mendorong Percepatan pembangunan SLB Negeri khusus warga Surabaya

"Jika proses sertifikasi halal dioptimalkan, maka produk-produk halal dari Jatim akan bisa memberikan support lebih signifikan bagi pemenuhan kebutuhan unggas tidak hanya pada saat musim haji tapi juga Umrah saat Ramadan. Serta perluasan pasar ke negara Organisasi Konferensi Islam (OKI). Tentunya ini dilakukan dengan sinergitas di antara seluruh pelaku usaha dan industri," tambah Khofifah.

Sertifikasi halal menjadi salah satu upaya Pemprov Jatim untuk menjadikan daerah tersebut sebagai pusat industri halal di Indonesia. Gubernur Khofifah optimistis bahwa Jatim akan menjadi pusat Halal Value Chain (HVC) di masa mendatang.

Dalam konteks pengembangan ekosistem halal, Pemprov Jatim juga aktif dalam pembentukan pusat-pusat halal (Halal Center). Hal ini bertujuan untuk memberikan pendampingan halal kepada industri, khususnya Industri Kecil dan Menengah (IKM), serta lembaga yang menghasilkan rekomendasi teknologi dalam pengembangan industri halal.

Baca Juga: P3I Jatim Siapkan Judicial Review Terkait Kebijakan Pajak Reklame Pemkot Surabaya

Pemprov Jatim juga fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) halal, seperti auditor halal, Penyelia Halal, Pendamping PPH, dan pengoptimalan Sistem Informasi Produk Halal (SIPAHALA).

Dalam upaya pengembangan ekosistem halal, Pemprov Jatim menjalin kerjasama dengan Islamic Development Bank (IsDB) di Jeddah, Saudi Arabia pada 8 Januari 2024.

Kerjasama ini melibatkan peningkatan standar kualitas produk halal UMKM Jatim, pelatihan juru sembelih sesuai syariat Islam dan medis, serta pemasaran produk halal ke negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Baca Juga: Anas Karno Tekankan Pentingnya Skill dari Perguruan Tinggi untuk Ekonomi Warga Surabaya

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi terhadap peluncuran UB Halal Center dan UB Halal Metric dalam Brawijaya Halal Summit 2024. Menurutnya, fasilitas baru ini akan memberikan semangat bagi semua pihak untuk mengembangkan ekosistem halal di Jatim.

"Peluncuran UB Halal Center dan UB Halal Metric hari ini oleh Pak Wapres akan menjadi penguat dan suntikan bagi kita semua untuk terus mengembangkan ekosistem halal di Jawa Timur," katanya.

UB Halal adalah ekosistem halal yang dikembangkan di lingkungan Universitas Brawijaya, termasuk melalui pusat studi halal thoyyib dan pengembangan UB Halal Metric.

Baca Juga: Dyah Katarina: Pos PAUD Terpadu sedang 'Diuji'

UB Halal Metric sendiri adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur implementasi konsep ekosistem halal secara komprehensif di sektor perguruan tinggi, industri, dan pemerintahan.

Halaman:

Editor: Nawi.

Sumber: pemprov jatim

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini