Sabtu, 13 Juni 2026

Yeheskiel, Anak Yatim Temui Bupati Eliyunus Waruwu Ingin Lanjut Sekolah

Photo Author
Yohanes Giawa, Nawacita Post
- Selasa, 1 Juli 2025 | 14:48 WIB
Yehezkiel, Anak Yatim dari Desa Fadoro Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat menjumpai Bupati Eliyunus Waruwu
Yehezkiel, Anak Yatim dari Desa Fadoro Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat menjumpai Bupati Eliyunus Waruwu

NAWACITAPOST.COM- Seorang anak yatim bernama Yeheskiel Waruwu berusia 14 tahun, dari Desa Fadoro, Kecamatan Mandrehe, dengan keberanian datang menemui Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, Senin (30/6/2025) sore.

Saat itu, di ruang kerjanya, Eliyunus Waruwu sedang rapat. Rapat yang dipimpin orang nomor satu di Nias Barat itupun sempat terhenti.

Yeheskiel diterima bak tamu istimewa. Dengan penuh kepolosan ia pun mengutarakan tujuannya ingin kembali sekolah.

Ceritanya, setahun setelah tamat SD Yeheskiel tidak lagi melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya. Ayahnya yang menjadi tulang punggung keluarga sedang sakit stroke.

Untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, Yeheskiel terpaksa harus bekerja serabutan sembari merawat ayahnya yang sedang sakit.

Di tengah kondisi itu, Yeheskiel tetap bermimpi dan bertekad bisa duduk di bangku SMP. Ia ingin belajar seperti anak-anak lainnya.

Kepada mantan Rektor Universitas Nias itu, dengan lugunya ia mengungkapkan jika saat ini sekolah terdekat dari rumahnya sudah menutup pendaftaran karena kuota penuh.

Baca Juga: Acara “Ngopi Rindu” PMKRI Lahirkan FORKOMA Kepulauan Nias

Sementara ia tidak bisa sekolah jauh karena tak ingin meninggalkan sang ayah. Ia pun meminta agar diberi kesempatan dan diterima mendaftar di sekolah yang terdekat dari rumahnya.

Mendengar itu, Eliyunus Waruwu pun tergugah. Sembari tersenyum ia mengatakan akan menyiapkan langkah-langkah agar Yehheskiel kembali sekolah tanpa meninggalkan tanggung jawabnya merawat sang ayah yang kini sedang sakit stroke.

"Ini bukan hanya tentang satu anak dan satu kursi sekolah. Ini tentang keberpihakan, tentang kemanusiaan, dan tentang komitmen membangun SDM Nias Barat. Kita akan menyiapkan langkah-langkah agar Yeheskiel kembali sekolah," kata Eliyunus Waruwu.

Dari Yehheskiel, kita belajar tentang keberanian, cinta kepada keluarga, dan semangat yang tidak pernah menyerah.

"Tuhan Yesus memberkatimu ananda Yeheskiel," kata Eliyunus Waruwu.

Pertemuan itu berlangsung singkat. Usai menyampaikan keluhannya, Yeheskiel pun pamit dan pulang ke rumah.(Yogi)

Editor: Yohanes Giawa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini