Baca Juga: Viral! Keluhan Parkir di Kertosono, Warganet Pertanyakan Efektivitas Parkir Berlangganan
Kehadiran perwira TNI di bawah naungan ASEAN ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia tetap memegang peran sentral sebagai "kakak tertua" di kawasan yang senantiasa mengedepankan solusi damai atas setiap sengketa perbatasan.
Dampak Bagi Diplomasi Pertahanan RI
Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan personal bagi Kolonel Hermawan Weharima dan Letkol Sukmana Bayuaji, tetapi juga memperkuat posisi tawar diplomasi pertahanan Indonesia di mata dunia internasional, khususnya di lingkup ASEAN.
Puspen TNI dalam keterangannya menegaskan bahwa apresiasi dari Kerajaan Kamboja ini adalah bukti pengakuan dunia atas kompetensi dan integritas prajurit TNI dalam mengemban misi internasional. Hal ini diharapkan dapat memotivasi seluruh prajurit TNI lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik, baik di dalam negeri maupun dalam tugas-tugas pemeliharaan perdamaian di luar negeri.
Baca Juga: TNI AL dan Imigrasi Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal di Perairan Asahan
Upacara penganugerahan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan pertukaran cendera mata, yang semakin mempererat hubungan bilateral militer antara Tentara Nasional Indonesia dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja.
"Diplomasi Militer Bukan Hanya Tentang Kekuatan, Tapi Tentang Membangun Kepercayaan dan Kedamaian yang Berkelanjutan." — Mabes TNI.
Artikel Terkait
Kejaksaan Agung Gelar Sidang Perdana Korupsi Proyek Satelit Kemhan, Dakwaan Ungkap Kerugian Negara di Sektor Alutsista
Perkuat Diplomasi Militer, Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima ATM di Jakarta
Diduga Gelapkan Rp40 Juta, Tersangka YM Resmi Ditahan Kejari Nganjuk
Menakar Calon Nahkoda Baru, Muscab PKB Nganjuk 2026 dan Misi Merebut Takhta Kemenangan 2031
Situasi Lebanon Memanas, Panglima TNI Instruksikan Prajurit UNIFIL Masuk Bungker