Jumat, 3 Juli 2026

5 Negara dengan Tingkat Rasisme dan Diskriminasi Signifikan di Dunia

Photo Author
Tiarsin Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Ilustrasi 5 Negara dengan tingkat Rasisme dan Diskriminasi signifikan di Dunia (Ai)
Ilustrasi 5 Negara dengan tingkat Rasisme dan Diskriminasi signifikan di Dunia (Ai)

 

NAWACITAPOST.COM — Isu rasisme dan diskriminasi sistemik tetap menjadi tantangan besar bagi Hak Asasi Manusia (HAM) di berbagai belahan dunia.

Berdasarkan berbagai laporan lembaga internasional dan organisasi HAM, beberapa negara mencatatkan rekam jejak yang mengkhawatirkan terkait perlakuan terhadap kelompok minoritas, etnis, maupun pekerja migran.

Berikut adalah daftar lima negara yang sering mendapat sorotan tajam akibat tingginya angka diskriminasi:

5. Bahrain: Konflik Sektarian antara Sunni dan Syiah

Di posisi kelima adalah Bahrain. Negara kecil di kawasan Teluk ini terus dikritik oleh organisasi HAM internasional karena adanya pola diskriminasi sektarian.

Baca Juga: Program Ketahanan Pangan, Kalapas Rantauprapat dan Jajaran Panen Padi di Lahan Produktif

Kelompok Syiah, yang merupakan mayoritas penduduk, sering kali melaporkan adanya pengabaian hak dan pembatasan akses politik serta ekonomi oleh kelompok elit Sunni yang memegang kekuasaan.

4. Iran: Marginalisasi Kelompok Etnis Minoritas

Di posisi keempat, Iran dilaporkan melakukan diskriminasi sistematis terhadap kelompok etnis seperti Kurdi, Baluchi, dan Arab Ahwazi.

Laporan dari berbagai lembaga pemantau HAM menyoroti adanya ketimpangan akses ekonomi yang ekstrem serta tekanan keamanan yang sangat ketat di wilayah-wilayah yang didominasi oleh kelompok etnis tersebut, menciptakan jurang kesejahteraan yang lebar antara pusat dan daerah pinggiran.

3. Myanmar: Tragedi Kemanusiaan Etnis Rohingya

Myanmar menempati posisi ketiga akibat krisis berkepanjangan yang menimpa etnis Rohingya. Operasi militer yang terjadi di wilayah tersebut telah memicu salah satu eksodus pengungsi terbesar dalam satu dekade terakhir.

Baca Juga: Saat Ramadan dan Jelang Lebaran, Pemerintah Didesak Perketat Pengawasan Stok dan Distribusi Pangan

Ratusan ribu orang terpaksa melarikan diri ke Bangladesh dan negara tetangga lainnya demi menghindari kekerasan sistemik yang oleh banyak pihak internasional disebut sebagai upaya pembersihan etnis.

2. Korea Selatan: Sentimen Terhadap Pekerja Migran

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB