NAWACITAPOST.COM — Peta politik di Kabupaten Nganjuk dipastikan akan menghangat pada akhir pekan ini. Tepat pada Sabtu, 4 April 2026, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nganjuk akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab). Agenda utama forum tertinggi tingkat kabupaten ini adalah menentukan sosok nahkoda yang akan memimpin DPC PKB Nganjuk untuk masa bakti 2026-2031.
Sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), PKB Nganjuk kini berada di persimpangan jalan yang krusial. Muscab kali ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebuah ujian kesolidan bagi partai berlogo bola dunia tersebut untuk mengembalikan kejayaan sebagai pemenang di "Kota Angin".
Hilal Kemenangan 2031: Bukan Sekadar Formalitas
Meski saat ini berstatus sebagai runner-up di parlemen daerah, optimisme tinggi menyelimuti kader-kader "Partai Hijau" ini. Analogi menarik muncul dari internal partai; ibarat ahli ru'yah, hilal kemenangan PKB pada Pileg 2031 diklaim telah mencapai tahap wujudul hilal—terlihat nyata di depan mata.
Baca Juga: Diduga Gelapkan Rp40 Juta, Tersangka YM Resmi Ditahan Kejari Nganjuk
Namun, prasyarat kemenangan tersebut mutlak berada di tangan pemimpin baru. Tantangan utama bagi Ketua DPC terpilih nantinya adalah melakukan konsolidasi internal yang bersifat substansial, bukan sekadar seremonial. Mesin penggerak partai di tingkat ranting hingga anak cabang harus dipastikan panas dan bergerak serentak untuk mengonversi basis massa Nahdliyin menjadi suara elektoral yang masif.
Profil Kandidat: Dari Petahana Hingga Darah Muda
Bursa calon ketua DPC PKB Nganjuk periode 2026-2031 dihiasi oleh figur-figur militan yang memiliki rekam jejak mumpuni.
Berikut adalah deretan nama yang diprediksi akan bersaing ketat:
1. Gus Ulum Basthomi (Sang Petahana)
Ketua DPC petahana ini dikenal sebagai politisi yang tahan banting. Gus Ulum berhasil membawa PKB melewati fase-fase sulit dan justru meningkatkan perolehan suara secara signifikan pada Pileg 2024 lalu. Kepiawaiannya dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk bertarung di kancah politik menjadi nilai tambah yang diakui oleh banyak pihak.
2. Mashuri (Ketua Fraksi & Penggerak Sosial)
Sosok Ketua Fraksi PKB di DPRD Nganjuk ini disebut-sebut sebagai calon kuat yang muncul dari "suara langit". Mashuri bukan orang baru; selain berpengalaman dua periode di legislatif, ia juga menjabat sebagai Ketua LAZISNU PCNU Nganjuk. Mantan aktivis PMII ini memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan struktur NU dan akar rumput sosial-keagamaan.
Baca Juga: Perkuat Diplomasi Militer, Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima ATM di Jakarta
3. Burhanudin El-Arief (Sang Instruktur Visioner)
Dikenal sebagai instruktur kaderisasi PKB, pria yang akrab disapa Pak Burhan ini memiliki keunggulan pada aspek relasi dan diplomasi. Meski tidak sedang menjabat di legislatif, perolehan 5.000 lebih suara pada Pileg 2024 di Dapil V membuktikan basis massanya tetap solid. Ia dinilai sebagai sosok adaptif yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat dengan birokrasi secara lincah.
4. Gus Abdulloh Faqih (Representasi Gen-Z)
Kejutan muncul dengan hadirnya nama Gus Abdulloh Faqih. Di usianya yang baru menginjak 25 tahun, lulusan Pondok Pesantren Lirboyo dan dzuriyah Ponpes Mojosari ini sudah duduk di kursi DPRD Nganjuk. Sebagai representasi anak muda yang atraktif dan responsif terhadap isu publik, kehadirannya menjadi simbol regenerasi total di tubuh PKB.
Menuju Kebangkitan Melipat Ganda
Siapapun yang nantinya direkomendasikan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB untuk memimpin di Nganjuk, tugas berat telah menanti. Fokus utama tetap pada menyatukan seluruh elemen partai yang sempat tersekat akibat dinamika politik.
Kunci utama bagi nahkoda baru adalah menjaga marwah partai sebagai saluran politik kaum Nahdliyin sembari melipatgandakan perolehan kursi pada 2031.
Artikel Terkait
Mengenal Lebih Dekat M Nasikul Koiri Abadi Caleg Terpilih di Dapil IV Nganjuk
Respons Dugaan Pupuk Subsidi di Atas HET, Disperindag Nganjuk Bakal Terjunkan Tim Monev
Semangat dari Bengkel Sekolah, Rafa Harumkan Nama Salah Satu SMK di Ajang Otomotif Nganjuk
Parkir Liar Berseragam Marak di Nganjuk, Dishub Terkesan Cuci Tangan, Alasan Tunggu Perda
Parkir Liar Merajalela, Dishub Nganjuk Berlindung di Balik Kekosongan Perda