NAWACITAPOST.COM – Ruang rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta mendadak tegang pada Rabu (8/7). Sorotan tajam dan kritik berbalut kegusaran diarahkan langsung kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta. Penyebabnya fatal: Lapangan Kobra, tempat yang dulunya menjadi urat nadi aktivitas warga di kawasan Tanah Merah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, kini dibiarkan sekarat dan berubah wujud menjadi "waduk raksasa" yang terbengkalai.
Anggi Arando Siregar Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, dengan lantang menguliti lambannya respons pemerintah provinsi dalam menangani fasilitas publik yang krusial bagi masyarakat.
Dari Lapangan Olahraga Menjadi Kolam Penyakit
Drama penelantaran ini sejatinya sudah berlangsung hampir satu dekade. Berdasarkan laporan yang dihimpun, Lapangan Kobra mulai tenggelam sejak tahun 2017—ironisnya, tepat setelah proyek pembangunan fasilitas umum di RW 09 selesai. Proyek tersebut egois; hanya meninggikan badan jalan tanpa memikirkan sistem drainase yang memadai. Akibatnya, air terperangkap, merendam lapangan, dan mengubah ruang sehat menjadi sarang potensi penyakit.
Baca Juga: Drama Digital di Pesawaran: Kejari Bidik Dugaan Mark-Up Internet Diskominfo Senilai Rp2 Miliar!
“Lapangan yang dulu jadi pusat aktivitas warga kini tergenang seperti kolam. Ini tidak boleh dibiarkan! Genangan ini tidak hanya melenyapkan ruang olahraga, tapi juga memicu bom waktu bagi kesehatan dan masalah sosial warga sekitar,” tegas Anggi dengan nada getir.
Komisi E Patahkan Alasan Klasik Pemprov DKI
Selama ini, status kepemilikan lahan oleh PT Pertamina kerap dijadikan tameng dan alasan klasik oleh Pemprov DKI untuk menutup mata. Namun, di hadapan forum rapat kerja, Komisi E dengan tegas mematahkan argumen tersebut. Menurut Anggi, jika ada kemauan politis yang kuat dari pemerintah, status lahan bukanlah barikade yang tidak bisa ditembus.
“Jangan jadikan status lahan sebagai alasan untuk tidak bertindak! Solusi itu selalu ada kalau pemerintah serius bekerja,” cecar politisi Gerindra tersebut.
Sebagai bukti nyata, Anggi mencontohkan sejumlah sarana olahraga di bawah jalan layang Jakarta yang sukses dibangun di atas aset non-pemda melalui jalur kolaborasi yang cerdas.
Baca Juga: Reses DPRD Kota Bekasi Tampung Aspirasi Warga Soal Tawuran Remaja hingga Pos Keamanan Lingkungan
Sentilan Menohok: "Warga Butuh Solusi Nyata, Bukan Sekadar Nama Baru!"
Komisi E DPRD DKI Jakarta juga mengingatkan Pemprov bahwa retorika dan romantisasi politik tidak akan mengubah nasib rakyat bawah. Perubahan nama kawasan Tanah Merah menjadi Tanah Harapan dinilai akan menjadi lelucon pahit jika di lapangan masyarakatnya tetap diabaikan.
-
Hentikan Gimik: Perubahan nama harus dibarengi dengan aksi perbaikan nyata.
-
Kesetaraan Sosial: Warga Tanah Merah memiliki hak yang sama sebagai warga Jakarta.
-
Tolak Eksploitasi Politik: Pemerintah diminta hadir setiap saat, bukan hanya saat momentum politik atau pemilu demi meraup suara.
“Jangan berhenti di perubahan nama. Warga butuh solusi nyata! Warga Tanah Merah adalah bagian dari Jakarta, perlakukan mereka secara setara,” pungkas Anggi menutup interpelasi kritisnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.Artikel Selanjutnya
Dugaan Konspirasi Berdarah: Deflorio Arya Nizam Jadi Tumbal Korporasi, Disiksa Demi Tutupi Kebobrokan Sistem?
Tags
Terkini
Anomali Data TKA Sumsel Meledak, Marinus Gea Desak Pengawasan Imigrasi Digembok Ketat
Senin, 12 Oktober 2026 | 17:40 WIB Pertahankan Keutuhan Bangsa, Yasonna Laoly Gaungkan Nilai Fondasi Negara Lewat Sosialisasi 4 Pilar
Senin, 12 Oktober 2026 | 17:40 WIB DPR RI Laksanakan Kunker Reses di Bali, Yasonna Laoly Tegaskan Pengawasan Ketat WNA
Senin, 12 Oktober 2026 | 09:02 WIB Yasonna Laoly Peringatkan Bahaya Demokrasi Prosedural: Suara Rakyat Bukan Sekadar Alat Legitimasi Kekuasaan
Kamis, 8 Oktober 2026 | 20:47 WIB Dari Keluhan Menjadi Kebijakan, Yasonna Laoly Ungkap Perjalanan Aspirasi Rakyat di DPR RI
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:46 WIB Dirgahayu ke-81 TNI, Yasonna Laoly Tegaskan Prajurit Harus Tetap Teguh Bersama Rakyat
Senin, 5 Oktober 2026 | 13:17 WIB DPR Ungkap Dugaan Jual Beli Sel Mewah Lapas Cibinong Berfasilitas "President Suite"
Minggu, 4 Oktober 2026 | 21:26 WIB DPRD Batam Memanas, Warga Teluk Bakau: Investasi Jangan Dibangun di Atas Air Mata Rakyat
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:08 WIB Sengketa Lahan Berlarut, DPRD Batam Beri PR Keras ke BP Batam
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:08 WIB Benteng Ideologi: Wakil Ketua DPRD Nganjuk Jianto Tegaskan Pancasila Kompas Moral Bangsa
Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:44 WIB Pukulan Telak DPR: RUU Perampasan Aset Harus Babat Habis Kejahatan Perbankan
Senin, 7 September 2026 | 11:22 WIB Palu Keputusan Diketuk, DPRD Nganjuk Pacu Pengesahan Dua Raperda Penting APBD
Senin, 7 September 2026 | 10:30 WIB RUU Reforma Agraria Bergulir, Anggota Komisi XIII DPR RI Tuntut Perlindungan Hukum Rakyat
Kamis, 3 September 2026 | 15:26 WIB Ancaman Efisiensi Membabi Buta: Samuel Wattimena Pasang Badan Pertahankan Anggaran Ekonomi Kreatif
Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:53 WIB Kematian Mantan Istri Polisi Janggal, Rieke Diah Pitaloka Desak Usut Tuntas!
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:01 WIB Komisi XIII DPR Fraksi PDIP Desak Polda Sumut Bongkar Misteri Kematian Winda!
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:00 WIB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Ketua DPRD Nganjuk Serukan Jaga Nyawa Demokrasi!
Kamis, 30 Juli 2026 | 12:14 WIB Suara Lantak Komisi E DPRD DKI: "Jangan Jadikan Status Lahan Alasan Menelantarkan Warga Tanah Merah!"
Senin, 13 Juli 2026 | 08:22 WIB Marinus Gea Pimpin Komisi XIII DPR RI 'Gempur' Sengkarut Regulasi Daerah di Jawa Timur!
Senin, 13 Juli 2026 | 08:21 WIB Membelah Kegelapan Malam: Aksi Gercep Komisi A DPRD DKI Jakarta Sulap Kawasan Rawan Jadi Terang Benderang!
Senin, 13 Juli 2026 | 08:20 WIB
Artikel Terkait
Dugaan Konspirasi Berdarah: Deflorio Arya Nizam Jadi Tumbal Korporasi, Disiksa Demi Tutupi Kebobrokan Sistem?
Konspirasi Kripto: Deflorio Arya Nizam Diduga Jadi ‘Kambing Hitam’ Skandal Rp300 Miliar Indodax!
Evi Mafriningsianti: Aspirasi Warga Akan Jadi Dasar Perjuangan Program Pembangunan di DPRD Kota Bekasi
Dorong UMKM Naik Kelas, Anggota DPRD Kota Bekasi Luncurkan Program Booth Usaha hingga Tenda Bazar
DPRD Kota Bekasi Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Demi Sukseskan Proyek Energi Listrik PSEL