NAWACITAPOST.COM – Malam-malam mencekam yang dihantui rasa was-was kini resmi berakhir bagi warga RT 09 RW 03 Jakarta Barat. Berkat respons taktis dan pengawalan ketat dari Komisi A DPRD DKI Jakarta, kawasan yang semula gelap gulita dan rawan kriminalitas, kini disulap menjadi terang benderang dan aman bagi aktivitas warga.
Transformasi kilat ini bermula dari jeritan hati masyarakat yang gelisah setiap kali matahari terbenam. Minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) membuat wilayah tersebut bagaikan zona tak bertuan yang mengundang potensi tindak kejahatan.
Baca Juga: Kucing-Kucingan di Pusaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Sibolga Akhirnya Buka Suara Setelah Sempat Bungkam!“Karena belum ada PJU, warga khawatir kawasan ini rawan kriminalitas,” ungkap Ketua RT 09 RW 03, Vijay, mengenang kondisi mencekam sebelum perubahan terjadi.
Komisi A DPRD DKI Bergerak, Sinergi Hebat Tercipta
Enggan membiarkan warganya dirundung ketakutan, Inad Luciawaty, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), langsung turun tangan. Begitu aspirasi warga mendarat di mejanya, politisi kawakan ini langsung bergerak cepat (gercep) menggedor pintu eksekutif.
Hasilnya luar biasa. Melalui fungsi pengawasan dan advokasi yang kuat dari Komisi A, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat langsung merespons di lapangan dan memasang lampu PJU di lokasi tanpa menunda-nunda waktu.
Inad Luciawaty mengapresiasi tinggi eksekusi kilat dari jajaran Sudin Bina Marga. Menurutnya, momentum ini adalah bukti nyata dari taji dan sinergi hebat antara legislatif dan pemerintah daerah demi kepentingan perut bumi Jakarta.
“Alhamdulillah, aspirasi warga soal lampu penerangan jalan akhirnya ditindaklanjuti. Atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Sudin Bina Marga Jakarta Barat yang langsung merespons,” ujar Inad penuh syukur.
Ia menegaskan bahwa kecepatan penanganan ini menunjukkan bahwa Komisi A DPRD DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk menjadi jembatan yang kokoh dalam menjawab setiap peluh dan keluhan masyarakat secara real-time.
Senyum Warga di Bawah Pendar Cahaya Baru
Kini, pemandangan kontras terlihat di wilayah tersebut. Pendar cahaya lampu PJU tidak hanya menerangi aspal jalanan, tetapi juga mengembalikan kedamaian malam yang sempat hilang. Akses mobilitas warga kini menjadi jauh lebih aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut.
Apresiasi mendalam pun mengalir deras dari perwakilan warga yang merasa suaranya tidak sekadar didengar, tapi langsung diwujudkan.
“Alhamdulillah, lampu PJU sudah menyala. Terima kasih Bu Hj. Inad Luciawaty yang cepat menindaklanjuti aspirasi warga,” tutur Vijay dengan nada lega.
Aksi nyata Komisi A DPRD DKI Jakarta ini kembali menegaskan bahwa ketika wakil rakyat mendengarkan dengan hati dan bertindak dengan nyali, kesejahteraan serta keamanan warga adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Artikel Terkait
Evi Mafriningsianti: Aspirasi Warga Akan Jadi Dasar Perjuangan Program Pembangunan di DPRD Kota Bekasi
Dorong UMKM Naik Kelas, Anggota DPRD Kota Bekasi Luncurkan Program Booth Usaha hingga Tenda Bazar
DPRD Kota Bekasi Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Demi Sukseskan Proyek Energi Listrik PSEL
Reses DPRD Kota Bekasi Tampung Aspirasi Warga Soal Tawuran Remaja hingga Pos Keamanan Lingkungan
Drama Digital di Pesawaran: Kejari Bidik Dugaan Mark-Up Internet Diskominfo Senilai Rp2 Miliar!