Jumat, 5 Juni 2026

Siapa yang Pembohong dan Siapa yang harus Bertanggungjawab pada Kehancuran Primkop UPN Veteran Jatim ?

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Selasa, 6 Februari 2024 | 11:23 WIB
Imam Rahman, mantan Manager Primer Koperasi (Primkop) UPN Veteran Jatim dan menjadi saksi pelaku dalam perjalanan awal Primer Koperasi UPN Veteran Jatim (Nawi)
Imam Rahman, mantan Manager Primer Koperasi (Primkop) UPN Veteran Jatim dan menjadi saksi pelaku dalam perjalanan awal Primer Koperasi UPN Veteran Jatim (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Mantan Manager Primer Koperasi (Primkop) UPN Veteran Jatim, Imam Rahman kembali bicara terkait polemik keuangan di kampus milik Kemendikbud Ristek Dikti RI.

Ia mengaku prihatin kasus dugaan korupsi di Primkop sampai mentersangkakan beberapa pengurus, yang seolah dikambing hitamkan.

Secara blak-blakan, dihubungi melalui ponselnya (Senin 5/2), Imam Rahman menyampaikan bahwa Saiful Anwar dan Munari Harus Segera Dikonfrontir Untuk Membuka Tabir Gelap Kasus Primkop UPN Veteran Jatim.

Baca Juga: Skandal Keuangan Primkop UPN Veteran Jatim: Mantan Manajer Sebut 16 Kali RAT Penuh dugaan Kebohongan Publik

Menurutnya, dua Tokoh (Saiful Anwar dan Munari) yang merupakan Dosen Senior Akuntansi FEB UPN Veteran Jatim, telah membuat Laporan Neraca Primkop UPN Veteran Jatim 31 Desember 1999 dan 2000 SANGAT KONTRADIKTIF.

Saiful Anwar sebagai Badan Pengawas Primkop 1999 tentu ikut terlibat dalam penyusunan Laporan Neraca per 31 Desember 1999, Sedangkan Munari adalah Bendahara Primkop 2000 - 2004, DIPASTIKAN Laporan Neraca 31 Desember 2000 adalah garapan Munari.

Laporan Neraca per 31 Desember 1999, dan tahun 2000-2024

Imam mengajak menyimak sisi kanan No. 17 *"Kerugian Masa Lalu"* pada Laporan Neraca Komperatif 31 Desember 1999/31 Desember 2000.

Disitu, Semua angka angka kolom paling kanan dibuat oleh Munari dan Semua angka angka kolom nomer 2 dari kanan dibuat oleh Saiful Anwar.

Baca Juga: Menunggu Sidang, MAKI Jatim Gali Potensi Saksi Ahli untuk Kasus Korupsi di Primkop UPN Veteran

Angka KERUGIAN MASA LALU , menurut Imam, Saiful Anwar menyatakan, Kerugian Masa Lalu 457 juta lebih sementara Munari menyatakan Kerugian Masa Lalu hanya 208 juta dan di tahun-tahun berikutnya menjadi SURPLUS.

Pertanyaanya, SIAPA YANG PEMBOHONG dan SIAPA YANG HARUS BERTANGGUNGJAWAB PADA KEHANCURAN PRIMKOP UPN VETERAN JATIM ?

1. Jika Laporan Neraca per 31 Desember 1999 yang dibuat oleh Saiful Anwar BENAR, maka Laporan Neraca per 31 Desember 2000 dan seterusnya yang dibuat oleh Munari adalah BOHONG.

Baca Juga: Langkah Serius MAKI Jatim: Evaluasi Debitur 'Mokong' Primkop UPN Veteran dengan Dukungan KASN, Inspektorat Kemendikbud dan APH

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini