Rakyat Menggugat: Empat Tuntutan Mutlak Sibulutolang
Warga Sibulutolang menegaskan bahwa mereka tidak lagi bisa diberi makan dengan janji dan kertas survei. Mereka menuntut empat kepastian hitam di atas putih:
-
Ketuk Palu Batas Wilayah: Tetapkan batas wilayah secara resmi dan tertulis sekarang juga. Hentikan drama saling lempar tanggung jawab!
-
Buka Dokumen Anggaran: Publikasikan secara transparan jadwal, rincian anggaran, dan siapa aktor yang bertanggung jawab atas perbaikan jalan serta sekolah.
-
Audit Investigatif 25 Tahun: Lakukan verifikasi ulang aliran pajak warga dan anggaran pendidikan yang menguap selama seperempat abad terakhir. Ke mana uang rakyat mengalir?
-
Garansi Hak Transisi: Berikan jaminan perlindungan hukum dan hak hidup yang layak bagi warga selama masa transisi wilayah.
Baca Juga: Jejak Langkah Totok Lusida, Sang Arsitek Kebijakan yang Menembus Jantung Pemerintahan Nasional
Sibulutolang kini berada di persimpangan jalan. Apakah instruksi Letnan Dalimunthe akan menjadi tinta emas sejarah yang memerdekakan warga Sibulutolang dari ketertinggalan, atau justru menambah daftar panjang catatan hitam janji politik yang layu sebelum berkembang? Publik dan Ombudsman kini mengawasi.(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
Dini Hari Membara di Kondamara: Rumah Lukas Taramanandang Ludes Dilalap Jago Merah
‘The Golden Belt’ Mengguncang Dunia, Jabar Sukses Sabet Transaksi Rp25 Miliar di WIITEX 2026!
Server Bergetar Diinvasi Jutaan Klik, Disdik Pasang Badan Jamin Data Aman dan Siapkan 'Sekoci' Swasta!
Gubernur Dedi Mulyadi: "Masjid Jangan Cuma Jadi Tempat Selfie, Hadirkan Tuhan Lewat Tajuk Kampung!"
Pingpong Tanggung Jawab di Balik Bau Busuk Pasar Kedondong, Rakyat Jadi Korban!