NAWACITAPOST.COM — Pekan Olahraga Ikatan Keluarga Gunungkidul (POR IKG) Ke-1 Tahun 2026 resmi dibuka dengan megah di Bekasi International Soccer Field (BISF), Kota Bekasi, pada Minggu (1/11/2026).
Perhelatan akbar perdana ini tidak hanya menjadi panggung unjuk kemampuan di bidang olahraga, melainkan juga menjelma sebagai momentum historis yang menyatukan ribuan perantau dalam ikatan emosional dan kultural yang mendalam.
Kegiatan prestisius ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti, bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang secara simbolis membuka rangkaian ajang olahraga keluarga besar Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) tersebut.
Mengusung tema besar yang sarat makna, yakni "Guyub Rukun, Sportivitas dan Prestasi", gelaran ini difungsikan sebagai wahana strategis untuk merawat serta mempererat tali silaturahmi bagi warga asal Kabupaten Gunungkidul yang kini menetap dan mengabdikan diri di wilayah Jabodetabek serta Banten.
Sinergi dan Titipan Harmoni Antar-Wilayah
Dalam sambutannya di tengah ribuan pasang mata kontingen dan penonton, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya POR IKG di Kota Patriot ini.
Ia secara khusus menitipkan pesan kepada Wali Kota Bekasi agar warga diaspora Gunungkidul yang kini telah berstatus sebagai bagian sah dari masyarakat Kota Bekasi dapat terus dirangkul dan dilibatkan secara aktif dalam berbagai dinamika pembangunan serta agenda daerah.
Baca Juga: Neilmaldrin Noor Resmi Dilantik Suahasil Nazara Jadi Staf Ahli Pengawasan Pajak, Ini Profilnya
“Warga Gunungkidul yang hadir di sini merupakan bagian dari masyarakat Kota Bekasi. Kami berharap mereka juga dapat dilibatkan dalam setiap kegiatan dan event yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bekasi. Dengan begitu, hubungan kekeluargaan dan kebersamaan ini dapat terus terjalin,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memberikan sambutan penuh antusiasme yang menegaskan komitmen inklusivitas wilayah yang dipimpinnya.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga besar IKG yang telah menaruh kepercayaan penuh menjadikan Kota Bekasi sebagai tuan rumah penyelenggaraan POR IKG untuk edisi perdana ini. Kehadiran Bupati Gunungkidul di lokasi acara dinilai sebagai manifestasi nyata kokohnya jembatan silaturahmi kultural.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Kota Bekasi merupakan rumah bagi seluruh masyarakat dari berbagai daerah, termasuk warga Gunungkidul. Terima kasih telah mempercayakan Kota Bekasi sebagai tempat penyelenggaraan POR IKG pertama. Semoga kegiatan ini semakin mempererat persaudaraan dan kebersamaan di antara kita,” ungkap Tri Adhianto.
Kompetisi Ketat dan Semangat Sportivitas Tanpa Batas
Sebelum kemeriahan hari pembukaan ini tersaji, persiapan intensif telah dimatangkan oleh jajaran panitia dengan melibatkan sinergi lintas elemen organisasi. Tercatat sekitar 1.500 atlet diproyeksikan turun gelanggang untuk berjuang memperebutkan supremasi tertinggi dalam empat cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni sepak bola, bola voli, tenis meja, dan badminton.
Ketua Panitia POR IKG 2026 sekaligus Ketua I IKG, Suyanto, menegaskan bahwa koordinasi lintas bidang terus dikawal ketat guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa cela.
“Melalui POR IKG, kita berharap dapat membangun sportivitas tanpa batas. Guyub Rukun. Kami juga berharap seluruh Korkap segera menyiapkan kontingen terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan meraih prestasi bersama,” kata Suyanto.
Baca Juga: Sulap Kolong Kumuh Cipendawa Jadi Ruang Estetis, Wali Kota Tri Adhianto Apresiasi Mural WALKER
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum IKG, Saimo, memaparkan bahwa esensi dari penyelenggaraan POR IKG melampaui batas-batas konvensional kompetisi fisik semata. Ajang ini diproyeksikan sebagai episentrum pertemuan dan pilar pemersatu bagi warga diaspora Gunungkidul yang tersebar luas di aglomerasi Jabodetabek dan Banten.
“Selain itu, POR IKG ini juga menjadi bagian dari komitmen yang kita tuangkan dalam Sapta Cita IKG menuju organisasi yang berdaya, bermanfaat, dan mandiri,” ujarnya.
Dengan digelarnya POR IKG Ke-1 Tahun 2026 ini, rantai persaudaraan dan solidaritas sosial warga Gunungkidul di tanah rantau diharapkan semakin kokoh, berakar kuat, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bersama.
(Sumber: Siaran Pers Pemkot Bekasi, Minggu, 01 November 2026, diterima Redaksi Senin, 02 November 2026)
Artikel Terkait
Waspada Aquaplaning: Bahaya Maut Mengintai Pengendara Saat Musim Hujan Tiba
Beli Sabu Rp500 Ribu untuk Dijual Lagi, Terdakwa di Surabaya Dituntut 3 Tahun Penjara
OTT Bencana: KPK Bekuk Sestama BNPB dan Sita Rp1,4 Miliar Plus Emas Batangan
Imbas Kabut Asap Karhutla: Langit Palangka Raya Menguning Pekat dan Warga Kesusahan Bernapas
Sabar Bali! Wayan Koster Garansi BBM Normal, Antrean SPBU Masih Melingkar