NAWACITAPOST.COM — Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DPD DKI Jakarta resmi melantik jajaran pengurus baru sekaligus menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Kamis (8/10).
Momentum ini bertepatan dengan perayaan perjalanan setengah abad organisasi dalam menggembleng kemandirian ekonomi nasional.
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, secara resmi membuka agenda strategis tersebut mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DPD HIPPI DKI Jakarta, perwakilan dari enam Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-DKI Jakarta, hingga jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Mengusung semangat "BANGKIT, MANDIRI, INDONESIA BANGET", peringatan 50 tahun HIPPI menegaskan komitmen pengusaha dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang tangguh, memperluas akses bisnis, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Konsolidasi Organisasi untuk Memperkuat Daya Saing Pengusaha
Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Uchy Hardiman, menegaskan bahwa pelantikan dan Rakerda 2026 merupakan pijakan awal untuk memperkuat konsolidasi internal serta merumuskan program kerja yang berdampak langsung bagi dunia usaha.
"Keberadaan enam DPC di seluruh wilayah DKI Jakarta menjadi modal organisasi untuk memperluas jangkauan pembinaan pengusaha, memperkuat jejaring bisnis, dan mengidentifikasi peluang kolaborasi lintas sektor," ujar Uchy.
Melalui Rakerda ini, HIPPI DKI Jakarta memfokuskan programnya pada perluasan akses pasar, peningkatan produktivitas, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pembukaan peluang kemitraan strategis.
Bagi HIPPI DKI Jakarta, organisasi harus hadir sebagai wadah yang menyatukan gagasan, kompetensi, jaringan, dan peluang bisnis demi mendongkrak daya saing pengusaha nasional.
Di sisi lain, pemilihan Balai Kota sebagai tempat penyelenggaraan acara menjadi bukti nyata eratnya komunikasi serta kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
Gelorakan Semangat Kebangsaan dan Jaringan Bisnis
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina HIPPI sekaligus mantan Ketua Umum dua periode, Sarman Simanjorang, hadir memberikan motivasi membakar semangat para pengurus DPD dan DPC se-Jakarta.
Ia menekankan pentingnya menanamkan nasionalisme serta meluruskan pemaknaan nama organisasi.
"HIPPI milik semua anak bangsa," tegas Sarman Simanjorang.
Sarman menjelaskan bahwa istilah pribumi di dalam nama organisasi tidak melahirkan dikotomi atau pemisah antar kelompok masyarakat.
Menurutnya, seluruh warga negara yang memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia merupakan bagian dari pribumi yang berhak tumbuh bersama.
Baca Juga: Delapan Jam Dicecar 55 Pertanyaan, Penyanyi Betrand Peto Bantah Tudingan Kekerasan Seksual
"Meskipun ada pribumi dalam nama organisasi ini tapi bukan berarti ada pribumi dan nonpribumi. Tapi pribumi yang dimaksud adalah semua anak bangsa yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Indonesia atau warga negara indonesia itulah pribumi," tuturnya.
Di bawah kepemimpinan Uchy Hardiman, Sarman pun mendorong kepengurusan baru untuk terus mengikis sekat dan aktif membuka akses kemitraan, baik dengan Pemprov DKI Jakarta maupun lembaga strategis lainnya.
Menurutnya, keterbukaan dan kekuatan jaringan merupakan kunci mutlak dalam dunia bisnis.
Artikel Terkait
Viral Turis WNI Diduga Beri Plastik ke Rusa di Jepang, Pembuat Konten Minta Maaf
Jumlah Anggota Capai 26 Orang, Gemuknya Postur Wantimpres Dikritik Publik
Strategi Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara: Relakan Pajak 2 Persen PDB Demi Pertumbuhan Ekonomi
Delapan Jam Dicecar 55 Pertanyaan, Penyanyi Betrand Peto Bantah Tudingan Kekerasan Seksual
Harga Mobil Listrik Bekas Anjlok, Nissan Leaf hingga Hyundai Kona Jadi Sorotan