Selasa, 30 Juni 2026

Wamentan Sudaryono Lantik Wagub Nyanyang Haris, HKTI Kepri Siap Gebrak Sektor Agraris Perbatasan!

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

NAWACITAPOST.COM — Sebuah momentum bersejarah yang dipenuhi aura optimisme tinggi baru saja terukir di perbatasan negeri. Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) secara resmi menancapkan taring perjuangannya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Melalui sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat, megah, dan sarat akan semangat perubahan, DPD HKTI Kepri periode 2026–2031 kini resmi dinakhodai oleh figur-figur tangguh lintas sektor.

Bertempat di Hotel Harmoni One, Batam, pada Senin (29/06/2026), Sudaryono Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Komite Presidium HKTI, turun langsung melantik jajaran pengurus baru. Kehadiran orang nomor dua di Kementerian Pertanian ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah sinyal merah bagi ketertinggalan dan angin segar bagi kedaulatan pangan di wilayah kepulauan.

The Dream Team: Kolaborasi Birokrat, Akademisi, dan Profesional

Di bawah sumpah setia organisasi, HKTI Kepri kini memiliki komando baru yang dinilai sangat strategis dan visioner. Kombinasi maut antara kebijakan, sains, dan bisnis kini melekat pada jajaran pengurus inti:

Baca Juga: Jejak Anggaran Bencana 2025 Diduga Dihapus, 'Pakta Kebisuan' Terbentuk, Pengamat Hukum Desak KPK Turun Tangan!

Masuknya Wakil Gubernur Kepri sebagai Ketua DPD HKTI menjadi bukti nyata bahwa HKTI bukan lagi sekadar organisasi profesi, melainkan poros kekuatan baru yang memiliki akses langsung ke pembuat kebijakan strategis di daerah.

Menaklukkan Lautan, Memodernisasi Daratan

Tantangan Kepri tidak mudah. Sebagai wilayah yang didominasi lautan dan gugusan pulau, sektor pertanian seringkali dianaktirikan. Namun, di tangan HKTI, hambatan geografis itu siap diubah menjadi peluang emas.

Dalam pidato arahannya yang membakar semangat, Wamen Sudaryono menegaskan bahwa HKTI Kepri harus bergerak secepat kilat (fast-track) untuk merumuskan strategi agresif dari hulu ke hilir. HKTI didorong menjadi motor penggerak modernisasi pertanian melalui tiga pilar utama:

Baca Juga: Konspirasi Senyap DPRD Diduga Tutupi Nasib 1.133 Rumah Korban Bencana dan Anggaran Pendidikan!

  1. Invasi Lahan Efektif: Mengoptimalkan dan menghidupkan lahan-lahan tidur di berbagai pulau.

  2. Revolusi Teknologi: Memaksa adopsi digitalisasi dan mekanisasi pertanian modern demi efisiensi tinggi.

Halaman:

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini