Kamis, 29 Oktober 2026

Banjir Bandang Terjang Gayo Lues, Akses ke RSUD Lumpuh dan Warga Dievakuasi

Photo Author
Restu Zebua, Nawacita Post
- Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:54 WIB
Banjir bandang terjang Gayo Lues, Aceh usai hujan turun dengan intensitas tinggi. (Threads/whikiddd)
Banjir bandang terjang Gayo Lues, Aceh usai hujan turun dengan intensitas tinggi. (Threads/whikiddd)

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir tersebut dipicu oleh jebolnya tanggul sungai. Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa, sehingga diperlukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan potensi dampak lanjutan.

Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, mengatakan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues bersama personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak.

“BPBD Kabupaten Gayo Lues beserta personel Pusdalops PB dan TRC BPBD Kabupaten Gayo Lues terus melakukan pemantauan dan bersiaga 24 jam,” kata Bahron dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (28/10/2026).

Selain banjir bandang, BPBA melaporkan bahwa angin puting beliung juga menerjang kawasan permukiman warga Desa Badak. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada bagian atas bangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammad Ali Kasim serta sejumlah rumah milik warga.

BPBA memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Meski demikian, pendataan masih berlangsung untuk mengetahui jumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan angin puting beliung.

Pemerintah daerah bersama tim penanggulangan bencana terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak guna memastikan keselamatan masyarakat serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Restu Zebua

Tags

Artikel Terkait

Terkini