tokoh

Setia Budi Mendrofa Dorong HKNB Fokus Promosi Budaya dan Olahraga di Bekasi

Senin, 7 September 2026 | 10:30 WIB
Setia Budi Mendrofa. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Menjelang pelaksanaan Rapat Umum Anggota (RUA) Himpunan Keluarga Nias Bekasi (HKNB), dinamika kepemimpinan dan gagasan mengenai arah organisasi ke depan kian mengemuka.
 
Tokoh masyarakat Nias, Setia Budi Mendrofa, menegaskan pentingnya pergeseran fokus kepengurusan mendatang agar lebih strategis, terukur, serta mampu merespons tantangan zaman di tengah kemajuan kawasan metropolitan Bekasi.

Setia Budi menilai warga keturunan Nias di Bekasi memiliki rekam jejak latar belakang pendidikan, pengalaman profesional, serta keberhasilan dunia usaha yang sangat beragam.
 
Baca Juga: Perjalanan HKNB: Dari Wadah Pemersatu Rantau Hingga Keteguhan Menjaga Identitas Ono Niha
 
Potensi besar yang selama ini terfragmentasi tersebut dinilai menjadi modal sosial dan fondasi utama untuk membawa HKNB menuju era kepemimpinan baru yang lebih berdampak.

Berbeda dari proses pencalonan pada periode-periode sebelumnya, dinamika internal menuju RUA kali ini menunjukkan peningkatan kesadaran berorganisasi yang signifikan dari para kader muda.

"Dalam berbagai kesempatan semua kita telah mengemukakan sikap dan kapasitas menjadi ketua HKNB jika kita pada RUA HKNB akan memilih kepengurusan baru. Tidak lagi seperti sebelumnya harus didorong dan diminta," ujar Setia Budi Mendrofa.

Ia menambahkan bahwa besarnya potensi sumber daya manusia yang siap mengabdi harus diimbangi dengan efisiensi program kerja.
 
Baca Juga: Tragedi Asap di Ketapang, Orangutan Sempurna Gugur Usai Berjuang Melawan Sesak
 
HKNB dinilai tidak perlu mengambil seluruh wacana kegiatan, melainkan wajib menetapkan skala prioritas yang relevan dengan peta ekonomi dan sosial budaya Kota serta Kabupaten Bekasi.

Dalam pandangannya, terdapat dua agenda prioritas utama yang harus dijalankan secara berkelanjutan oleh kepengurusan baru.
 
Pertama, promosi budaya secara eksternal untuk mengenalkan potensi pariwisata dan adat Kepulauan Nias di kawasan Bekasi yang dinamis. Kedua, pembinaan cabang olahraga populer seperti bola voli guna membuka peluang prestasi warga Nias dari tingkat kecamatan hingga nasional.

"HKNB sekarang dan kedepan cukup dua program prioritas," tegasnya.
 
Baca Juga: Gempur Isu 60 TKA, Imigrasi Madiun Bongkar Kebohongan Hoaks Media Sosial

Di sisi lain, Setia Budi menyarankan pangkasan pada kegiatan-kegiatan internal yang selama ini telah terakomodasi oleh lembaga lain.
 
Kegiatan seperti arisan keluarga maupun perayaan Natal dinilai tidak lagi menjadi beban utama organisasi, mengingat keberadaan gereja-gereja asal Nias seperti BNKP, GNKI, dan AMIN yang sudah tersebar luas di Bekasi.

"Arisan keluarga boleh dilaksanakan boleh juga tidak jika kita sepakat berbuat optimal memunculkan program yang ideal menuju Nias yang berkembang dengan potensi. Natal sampai dengan saat ini gereja- gereja asal Nias sudah banyak di Bekasi. BNKP, GNKI, AMIN sudah ada di Bekasi ini. Sehingga tidak menjadi prioritas kepengurusan HKNB kedepan," terangnya.

Peran HKNB dalam kegiatan keagamaan, lanjutnya, hendaknya bergeser ke tingkat advokasi dan diplomasi sosial, seperti membantu pengurusan izin ibadah melalui hubungan baik dengan pemangku kepentingan setempat.
 
Baca Juga: Pasca-Viral Isu Kades Tambun Mesra dengan Politisi, Suami Siap Tempuh Jalur Hukum
 
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi aktif warga Nias dalam mendukung pemenuhan hak sipil dan percepatan pembangunan di Bekasi.(Redaksi)

Tags

Terkini