NAWACITAPOST.COM — Di tengah dinamika reformasi fiskal dan penguatan integritas birokrasi pemerintahan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran strategis kepemimpinan vertikal.
Arif Mahmudin Zuhri resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan I.
Pelantikan penting ini berlangsung pada Februari 2026, menempatkannya di salah satu garda terdepan pengamanan penerimaan negara yang berada langsung dalam wilayah koordinasi strategis Suahasil Nazara Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Penunjukan ini menandai babak baru bagi kepemimpinan birokrasi perpajakan di ibu kota. Kehadiran Arif di posisi puncak diharapkan mampu mengakselerasi kepatuhan pajak sukarela sekaligus mengoptimalkan pelayanan prima kepada masyarakat.
Kanwil DJP Jakarta Selatan I dikenal sebagai salah satu wilayah teritorial fiskal yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, mencakup konsentrasi Wajib Pajak strategis, korporasi besar, serta sektor jasa keuangan yang krusial bagi postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Akar Akademik dan Jejak Pengabdian Tiga Dekade
Arif Mahmudin Zuhri bukanlah figur baru di kancah birokrasi fiskal nasional. Rekam jejak profesionalnya di lingkungan Kementerian Keuangan terbentang luas melintasi tiga dekade dedikasi tanpa henti.
Memulai pengabdian pertamanya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Direktorat Jenderal Pajak pada 1 Maret 1996, Arif meniti tangga karier birokrasi dengan ketekunan, integritas, dan komitmen tinggi terhadap tata kelola keuangan yang bersih dan transparan.
Fondasi intelektual dan manajerialnya ditempa melalui pendidikan tinggi terkemuka. Arif menyelesaikan studi pascasarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan sukses meraih gelar Magister Sains (M.Si.) pada tahun 2001.
Penguasaan keilmuan teoretis ini dipadukan secara harmonis dengan pengalaman lapangan yang kaya, membawanya menembus jenjang jabatan administrator pada tahun 2011 sebelum akhirnya dipercaya memasuki jajaran pimpinan tinggi pratama sebagai Kepala Kanwil DJP pada tahun 2023.
Jejak Kehormatan dan Apresiasi Negara
Sepanjang karier panjangnya dalam mengabdikan diri kepada institusi perpajakan dan negara, integritas serta loyalitas Arif Mahmudin Zuhri telah mendapatkan pengakuan resmi tertinggi dari pemerintah.
Atas jasa, kesetiaan, dan prestasi kerja yang ditunjukkan tanpa cacat cela, Presiden Republik Indonesia menganugerahinya tanda kehormatan bergengsi berupa Satyalancana Karya Satya.
Arif dianugerahi Satyalancana Karya Satya X Tahun pada 2014, yang kemudian disusul dengan perolehan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada 2017. Penghargaan negara ini menjadi simbol nyata atas konsistensi moral, etika profesionalisme, serta keteladanan yang ia tunjukkan dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan di sektor perpajakan.
Dengan kombinasi pengalaman birokrasi yang matang, rekam jejak kepemimpinan yang teruji, serta dukungan penuh dari jajaran pimpinan tinggi di bawah koordinasi Suahasil Nazara Menteri Keuangan Republik Indonesia, Kanwil DJP Jakarta Selatan I di bawah kepemimpinan Arif di proyeksikan mampu menjadi teladan institusional dalam menegakkan pilar kedaulatan fiskal nasional demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.(Fifi Abdurahman)
Artikel Terkait
Koridor Batas RI-PNG Dibuka, Bea Cukai Merauke Siap Kawal Raksasa Logistik Baru
Karhutla Gunung Arjuno dan Welirang Padam Total, Aparat Kepolisian Mulai Usut Penyebabnya
Tragis, Pahlawan Medali Emas Altet Porprov Jateng Syabilla Rizkia Berpulang di Tengah Laut
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Hadiri Fesbuk ke-5: Meriahkan Kebersamaan Menuju Porprov Jabar 2026
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Buka Career Expo 2026, Pacu Ekonomi dan Lapangan Kerja