NAWACITAPOST.COM — Tokoh pendiri yang turut melahirkan dan membesarkan Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI), Arisman Zagoto, menegaskan pentingnya memperluas arah pergerakan organisasi menuju visi besar "Nias Pulau Impian".
Langkah strategis ini disuarakan menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HIMNI yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026.
Sebagai figur senior yang mengawal perjalanan wadah organisasi kemasyarakatan Ono Niha tersebut dari masa ke masa, Arisman Zagoto menilai HIMNI secara konsisten tumbuh sebagai ormas yang stabil dan dinamis.
Baca Juga: Uang Rp17 Miliar Tinggal Rp100: Linawati Nasabah BTN Berjuang Empat Tahun Menuntut Keadilan
Organisasi ini dinilai senantiasa fokus mengusung moto pergerakan "Datahaogo Mbanuada" demi memajukan masyarakat Nias, baik di tanah kelahiran maupun di kancah nasional.
Arisman Zagoto menyampaikan bahwa spirit Nias Pulau Impian kini dituntut untuk bertransformasi dan tidak lagi sekadar terfokus pada kemajuan sektor kepariwisataan.
"Melalui Rakernas HIMNI 17-10'26 kita harapkan akan menelurkan pokok pokok pikiran yang strategis, implementatif dan dinamis, serta spirit NIAS PULAU IMPIAN tetap dibutuhkan dengan memperluas cakupan tidak cuma terpaut dengan kemajuan dunia kepariwisataan namun sesuai dengan tuntutan kebutuhan pembangunan NIAS PULAU IMPIAN itu sudah harus diperluas dengan mendorong kemajuan SDM, Kebangkitan Seni Budaya Nias, kemajuan ekonomi berbasis digitalisasi serta cita2 besar yang juga pernah di inisiasi HIMNI tentang CDOB Kep.Nias yang PP.UU.No.23.tahun 2014 akan diwujudkan sebagai agenda besar nasional penataan Daerah di Desember 2026 ini," tegas Arisman Zagoto.
Perluasan cakupan visi tersebut dinilai sangat mendesak seiring dengan percepatan dinamika pembangunan global.
Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), revitalisasi seni dan budaya daerah, hingga penguatan ekosistem ekonomi berbasis digitalisasi menjadi pilar inti bagi kedaulatan ekonomi masyarakat Kepulauan Nias ke depan.
Di samping pembenahan sektor internal dan digitalisasi, percepatan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Provinsi Kepulauan Nias tetap menjadi salah satu prioritas perjuangan utama.
Sejalan dengan pencabutan maupun penataan moratorium daerah mekar berdasarkan aturan regulasi nasional, momentum Desember 2026 dipandang sebagai titik krusial untuk mengeksekusi cita-cita historis masyarakat Nias tersebut menjadi agenda strategis pemerintah pusat.
Mengakhiri pandangannya, Arisman Zagoto menyampaikan optimisme tinggi terhadap kepengurusan dan seluruh jajaran HIMNI dalam menyambut agenda tahunan nasional ini.
"Selamat menyongsong pelaksanaan Rakernas HIMNI yang akan bekerja secara efektif dan merangkul," pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan Rakernas mendatang, HIMNI diharapkan mampu memperkokoh soliditas antarbagian serta mempertegas perannya sebagai lokomotif pendorong kesejahteraan dan kemajuan Kepulauan Nias secara menyeluruh.
Artikel Terkait
Lompatan Futuristik Wuyang Honda: Skutik Bongsor NWZ150 Berteknologi Mild Hybrid Resmi Menghentak
Tabungan Masa Tua Rp17 Miliar di BTN Lenyap, Linawati Mengaku Lelah Berjuang
Lompatan Harga Fantastis: Mobil Listrik BYD Seal dan Sealion 7 Meroket Ratusan Juta
Gemuruh Mandalika! Veda Ega Gebrak Baris Ketiga Grid Start Moto3 Indonesia
Tergiur Harga Murah SUV Diesel Bekas, Konsumen Terancam Bom Waktu Biaya Perbaikan