Jakarta, NAWACITApost.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan, pihaknya akan tetap tegak lurus mengikuti arahan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Pernyataan tersebut, ia sampaikan usai dipanggil di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin (22/5/2023).
"Sekali lagi saya sebagai kader PDI-P, sebagai kader muda, saya akan tetap tegak lurus sesuai arahan Ibu Ketum. Terima kasih," kata Gibran, Senin.
Gibran juga mengaku telah menjelaskan duduk perkara, terkait dirinya pertemuannya dengan Prabowo Subianto di Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/5/2023) malam lalu. Namun, Gibran enggan mengungkap apa saja hal yang disampaikan kepada Hasto dan Komarudin di dalam pertemuan tertutup hari ini.
"Saya sudah menjelaskan kronologi dari A-Z terkait pertemuan kemarin dan alhamdulillah beliau-beliau dapat memahami itu," kata Gibran.
Untuk diketahui, Gibran melakukan pertemuan tertutup dengan Hasto dan Komarudin selama lebih kurang satu jam sejak pukul 10.28 WIB hingga 11.30 WIB. Pemanggilan ini dilangsungkan setelah Gibran bersama relawan Jokowi bertemu dengan Prabowo di Solo, Jawa Tengah.
Dalam pertemuan dengan Prabowo, Gibran mengaku hanya menjamu Prabowo dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan. Menurut putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini, dirinya ingin menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu yang berkunjung ke Kota Solo.
"Semuanya kami fasiltasi. Kami semua dampingi tamu-tamu yang ke Solo, saya dampingi tidak terkecuali. Bahkan, Pak Anies saya dampingi," ucapnya.
Sementara itu, Hasto menegaskan bahwa partainya tak memberikan sanksi kepada Gibran usai pertemuannya dengan Prabowo. Hasto mengatakan bahwa dirinya dan Komarudin hanya memberikan nasihat dan juga pesan kepada Gibran.
“Sudah diberikan nasihat-nasihat, kita ini kan partai gotong royong, partai musyawarah di situ berbeda,” ujar Hasto.