Banjar, NAWACITAPOST.COM - Terlukanya kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Mahasiswi STIT Muhammadiyah Banjar pada Aksi Demonstrasi Mahasiswa dan Buruh terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kantor Wali Kota Banjar pada Senin (05/09/2022), mendapat respon dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Barat, Faisal Amien Prawira.
Faisal menyayangkan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan aparat terjadi kembali yang mengakibatkan kadernya terluka.
"Sangat disayangkan, berulang kali polisi refresif terhadap mahasiswa, hari ini kader IMM harus terluka sampai 5 jahitan akibat tindakan aparat kepolisian di Banjar," ujar Faisal Amien dalam keterangan tertulisnya, Senin (05/09/2022) malam.
Faisal menjelaskan bahwa aksi demonstrasi itu dilindungi oleh Pasal 28 undang-undang dasar 1945 dan undang-undang nomer 9 tahun 1998. Ketum IMM Jabar berpendapat bahwa tidak pantas aparat bertindak represif pada massa aksi.
"Demonstrasi itukan dilindungi oleh Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945, dan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan Hak Asasi Manusia yang juga diatur undang-undang nomor 9 tahun 1998, selain itu bukannya polisi berperan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat? jadi tolong tonjolkanlah sisi kemanusiaan, jangan samakan aksi demonstrasi dengan tindak kriminal," jelas Ketum IMM Jabar.
Atas kejadian yang dialami kadernya tersebut, Faisal mendesak Kepolisian Resor Kota Banjar bertanggungjawab atas terjadinya insiden tersebut.
"Saya meminta tanggung jawab atas insiden ini, sebuah kelalaian jika membiarkan anggota berbuat refresif hingga menyebabkan adanya korban," tegasnya.
Faisal menambahkan, bahwa DPD IMM Jawa Barat telah berkomunikasi dengan Kepolisian daerah Provinsi Jawa Barat untuk menindaklanjuti kejadian ini dan berharap bisa menindak tegas terhadap anggota polisi yang telah melakukan aksi represif tersebut.
"Kami DPD IMM Jawa Barat berharap kejadian ini tidak terulang kembali, seharusnya tidak ada represifitas dalam mengawal aksi demonstrasi, itu kami sampaikan ke pihak Polda Jabar," tandasnya