Kamis, 4 Juni 2026

SBSN: Membangun dengan Utang Produktif Berprinsip Syariah

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 11 Juli 2022 | 07:30 WIB
Sumber Foto : Tangkapan Layar Video Unggahan Instagram Suahasil Nazara (@suahasil) Selaku Wamen Keuangan RI
Sumber Foto : Tangkapan Layar Video Unggahan Instagram Suahasil Nazara (@suahasil) Selaku Wamen Keuangan RI

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Luasnya wilayah Indonesia dan tingginya kebutuhan infrastruktur menuntut untuk terus mengembangkan pembiayaan kreatif untuk menjaga momentum pembangunan melalui pengelolaan utang produktif dan bertanggung jawab.

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara adalah bukti bahwa utang bisa produktif dan digunakan untuk membiayai proyek pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Sukuk adalah utang yang syar'i, utang yang tunduk kepada prinsip-prinsip syariah (Islamic bonds). Prinsip syariah dalam Sukuk mengharuskan utang dilandasi dengan aset sehingga merepresentasikan kepemilikan investor atas aset landasan (underlying asset) tersebut. Adanya aset landasan dibalik terbitnya Sukuk memastikan manfaat ekonomi dari utang dan menghindarkan terjadinya pinjaman berlebihan (excessive leveraging).

-


"Minggu lalu saya menandatangani prasasti Penanda Aset/Underlying Sukuk di beberapa projek di Provinsi DI Yogyakarta." Ujar Suahasil Nazara selaku Wamen Keuangan RI dalam unggahan akun Instagramnya @suahasil.

Dua aset terkait Bandara Internasional Yogyakarta yaitu:

  1. Jalur KA Bandara yg menghubungkan sistem jaringan KA existing dgn Bandara baru. Dengan begitu, KA Bandara hanya butih 39 menit membawa penumpang ke Stasiun Tuga Jogyakarta.

  2. Terowongan/underpass sepanjang 1,3km yg bisa dilewati kendaraan dari/ke Bandara Internasional


Dua aset lainnya terkait UIN Sunan Kalijaga Jogyakarta yaitu:

  1. Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), yang menggunakan SBSN 2016 dan 2018, serta

  2. Peresmian dimulainya pembangunan Gedung Kuliah Terpadu, yg menggunakan SBSN tahun 2022 ini.
    -


Selama 9 tahun, SBSN telah membiayai 4.247 proyek di 34 provinsi dengan total alokasi senilai Rp175,37 triliun. SBSN juga membiayai proyek di sektor pendidikan. Pembangunan Gedung Perkuliahan FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menunjukkan bahwa utang berkontribusi meningkatkan mutu pendidikan.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini