Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Swiss, Muliaman Hadad mengatakan, penemuan bermula dari informasi kepolisian Bern bahwa ada penemuan jasad diduga Eril. Penemuan pada pukul 06.50 pagi waktu Swiss atau 11.50 WIB.
“Pada hari Kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa berdasarkan tes DNA bahwa jasad tersebut adalah benar ananda Eril,” ujar Muliaman dalam konferensi pers virtual, Kamis (9/6/2022).
-
Berdasarkan pemantauan melalui aplikasi Google Maps, Jumat (10/6/2022), lokasi bendungan Engehalde berjarak sekitar 5 kilometer (jalur tempuh darat) dari lokasi Eril berenang yakni di Sungai Aare atau sekitar 16 menit dalam jarak mobil dari Schonausteg ke Engehalde dan dari Schonausteg ke Engehalde sekitar 4 km atau 50 menit jarak berjalan kaki.
Kendati demikian, pengukuran melalui Google Maps mungin tidak 100 persen akurat mengingat berbagai faktor seperti ketinggian dan lain-lain.
Kepolisian Bern mengatakan menemukan jenazah tersebut di cekungan limpahan bendung. Saat ditemukan Eril dalam kondisi tak bernyawa di Bendung Engehalde di Bern.
"Sesuai dengan prosedur yang berlaku, tim forensik segera melakukan identifikasi dan penyelusuran DNA untuk memastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah benar ananda Eril," ujar Dubes Muliaman Hadad dalam press briefing dari Bern, Kamis (9/6/2022) malam waktu Indonesia.
"Pada kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss, pihak kepolisian Swiss menyampaikan konfirmasi hasil tes DNA bahwa jasad yang ditemukan kemarin adalah Emmeril Khan Mumtadz.'
Berdasarkan unggahan Instagram Ridwan Kamil, jenazah Eril akan diterbangkan ke Indonesia hari Minggu.Kemudian jenazah Eril juga dikabarkan akan dimakamkan di hari Senin setibanya sampai di tanah air. "Jenazah Eril Insya Allah akan kembali ke tanah air di hari Minggu," ungkap Instagram @ridwankamil.