Sabtu, 6 Juni 2026

Wawali Blitar Tjutjuk Memantau Operasi Pasar Murah Migor Lihat Kerumunan Tertata Dan Tertib

Photo Author
Sitinjak, Nawacita Post
- Rabu, 2 Maret 2022 | 22:42 WIB

Blitar, NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menggelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng gelombang ke 2 yang dipantau oleh Wakil Walikota (Wawali) Blitar Tjutjuk Sunario pada Rabu (2/3/2022).

Kali ini Pemkot Blitar bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) dalam menyediakan minyak murah bagi masyarakat. Dengan jumlah kurang lebih sama dengan gelombang pertama sepekan lalu, dengan dijual di beberapa titik berbeda.

Operasi pasar murah minyak goreng kali ini ada di halaman Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP), Pasar Hewan Dimoro, Pasar Templek, Kantor Kelurahan Gedog dan Kantor Kelurahan Sukorejo.

“Minyak goreng yang dijual kali ini harganya 12.500 setelah disubsidi Baznas Rp 1000. Sedang harga eceran tertinggi ditetapkan 13.500. Walau selisih sedikit paling tidak kelangkaan minyak goreng sedikit berkurang dengan operasi pasar ini dan bisa membantu masyarakat,” tutur Wawali Kota Blitar Tjutjuk Sunario usai serah terima secara simbolis migor Subsidi Baznas di PIPP Kota Blitar.

Tjutjuk mengatakan, operasi pasar migor gelombang kedua, jika dibanding gelombang pertama, kerumunannya sedikit berkurang. Walaupun antrian masih panjang masyarakat lebih tertata dan tertib. Tidak ada sampai terjadi berdesak-desakan karena berebut membeli minyak murah.

“Kalau kerumunan tetap ada, namanya jualan hal yang murah pasti kerumunan tidak bisa dihindari. Terpenting kita tidak kendor, saya perintahkan petugas untuk terus menghimbau masyarakat tertib protokol kesehatan. Mengingat kita saat ini level 3 kalau dibiarkan saja pasti akan naik, maka kita selalu beri imbauan itu semoga minggu depan sudah turun lagi levelnya,” jelas Tjutjuk.

Menurutnya di Kota Blitar ini berusaha agar minyak goreng berangsur membaik secara stok dan harga. Dengan bersinergi dengan berbagai pihak menyediakan stok minyak murah, guna menurunkan angka permintaan minyak goreng di pasaran.

Berharap jika permintaan minyak goreng menurun maka harga pun nantinya ikut turun. Insyaallah kedepan bisa segera normal harga minyak goreng,”pungkasnya.

(adv/diskominfotik/fm)

Editor: Sitinjak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini