Baca Juga : Resmi Dilantik, Pengurus KONI Gunungsitoli Siap Dukung dan Sukseskan PON XXI Sumut – Aceh Tahun 2024
Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi terkait dengan program jaminan Ketenagakerjaan yang diperuntukkan bagi petani, Jumat (3/12/2021) bertempat di Kantor BPP Kecamatan Gunungsitoli Alo'oa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dermawan Zagoto mewakili Pemerintah Kota Gunungsitoli, dihadapan Petani, mengatakan dengan adanya program BPJS Ketenagakerjaan, petani dapat bekerja lebih tenang dan produktivitas petani meningkat. "Meningkatnya produktivitas petani akan mampu memulihkan ekonomi masyarakat, yang sedang mengalami dampak Covid-19," ngkapnya.
Dermawan Zagoto menjelaskan bahwa program jaminan Ketenagakerjaan yang dilindungi oleh undang-undang, dimana BPJS ketenagakerjaan memberikan jaminan sosial berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan meninggal kecelakaan kerja.
"Pemerintah Kota Gunungsitoli mengajak petani yang memiliki resiko tinggi terhadap kecelakaan dan dampak sosial ekonomi untuk memanfaatkan program ini sebaik-baiknya," tuturnya.
Sementara itu di tempat yang sama Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gunungsitoli Rolan Lumbantobing, S.H, program BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada seluruh warga Negara Indonesia sebagai bentuk jaminan kecelakaan kerja dan meninggal karena kecelakaan kerja. "Sebagai warga negara yang berprofesi sebagai petani sangat diharapkan untuk memanfaatkan program ini, demi meningkatkan keterjaminan dalam melaksanakan pekerjaannya,"jelasnya.
Sosialisasi berjalan dengan baik dan diikuti secara seksama oleh petani. Dihadiri juga oleh Staff Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Gunungsitoli, Kordinator Penyuluhan dan Para Penyuluh.
(Alexsius Telaumbanua)